Wisatawan Asing Jadi Korban Kejahatan di Bali, Ini Kata Kapolda

Kompas.com - 10/12/2019, 15:15 WIB
Kapolda Bali, Irjen Petrus Reinhard Golose di Mapolda Bali, Selasa (10/12/2019). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINKapolda Bali, Irjen Petrus Reinhard Golose di Mapolda Bali, Selasa (10/12/2019).

DENPASAR, KOMPAS.com - Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose mengatakan, kasus kejahatan jalanan yang dialami wisawatan asing di Bali, kerap terjadi di beberapa negara. 

"Kasus semacam itu juga terjadi di semua negara tak hanya di Bali. Italia banyak copet, kemarin juga di Paris banyak kejadian, di Amerika dan di Chicago tiap hari turis (korban kejahatan), jadi bukan hanya di Bali saja," kata dia di Mapolda Bali, Selasa (10/12/2019).

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru 2020, Polda Bali Sebut Tak Ada Ancaman Terorisme

Menurut dia, kasus kejahatan yang terjadi menimpa wisatawan asing di Bali, dianggap belum termasuk dalam kategori kejahatan jalanan yang meresahkan. 

Terlebih, kata dia, polisi mampu menangkap para pelaku kriminal yang kerap beraksi di Bali. 

"Kami (Polda Bali) kerap mendapat penghargaan dari Duta Besar karena mampu mengungkap kasus-kasus yang korbannya turis asing," tuturnya.

 

Kendati demikian, dia tak mau jumawa, pihaknya menyiagakan sejumlah personel di sejumlah tempat untuk mengantisipasi kasus kejahatan jalanan saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2020.

Baca juga: Mengaku Dibuntuti, Turis Jepang Lompat dari Lantai 2 Apartemen di Bali

Golese menjelaskan, antisipasi dilakukan dengan meningkatkan patroli di sejumlah tempat seperti objek wisata, pelabuhan, terminal dan bandara.

“Yang ikut jadi atensi (liburan Natar). Yang perlu diantisipasi adalah street crime yang mungkin akan melibatkan turis dan sebagainya tetapi kita sudah membuat kegiatan-kegiatan nanti secara humanis, ada patroli," pungkas Golose.

Diketahui, Emma Bell (25) seorang remaja asal Australia terbaring koma diduga menjadi korban begal di Bali.

Kasat Reskrim Polres Badung, AKP Laurens Rajamangapul Haselo mengaku, pihaknya sudah mendengar adanya informasi tersebut.

Baca juga: Fakta Turis Jepang Lompat dari Lantai 2 Apartemen, Diduga Dirampok hingga Ada Bekas Cekikan di Leher

Kejadian pembegalan sendiri, kata dia, diduga terjadi di daerah Canggu, Badung, Bali.

 

 

"Kami juga masih belum tau kebenaran kejadian tersebut betul di Canggu atau tidak," katanya saat dihubungi, Selasa (10/12/2019).

Dia berharap, jika ada masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut untuk segera menginformasikan ke Polres Badung.

 

Selain Emma, wisatawan asal Jepang, Mika Hasegawa (38) menjadi korban perampokan di apartemennya di Pemagon, Denpasar Selatan. Beruntung pelakunya Fahrudin berhasil ditangkap di Jakarta saat hendak kabur ke Medan, Sumatera Utara.

Kemudian, Rosse Piel Leal, WNA Spanyol mendapat luka sabetan parang saat menjadi korban perampokan di pantai Padang-Padang, Pecatu, Kuta Selatan. Polisi menangkap pelaku di Nusa Tenggara Barat (NTB).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X