Jelang Natal dan Tahun Baru 2020, Polda Bali Sebut Tak Ada Ancaman Terorisme

Kompas.com - 10/12/2019, 13:24 WIB
Kapolda Bali, Irjen Petrus Reinhard Golose di Mapolda Bali, Selasa (10/12/2019). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINKapolda Bali, Irjen Petrus Reinhard Golose di Mapolda Bali, Selasa (10/12/2019).

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepala Polda Bali, Irjen Petrus Reinhard Golose menyebut sejauh ini tak ada ancaman terorisme di Bali jelang Natal dan Tahun Baru 2020.

"Tidak ada potensi maupun ancaman dari terorisme ke Pulau Dewata sampai dengan saat ini," kata Golose, di Mapolda Bali, Selasa (10/12/2019).

Dia melanjutkan, penanganan ancaman terorisme di Bali sudah dilakukan secara maksimal.

Baca juga: Polisi Tembak Perampok Turis Spanyol di Bali

 

Termasuk kerja sama dengan berbagai pihak seperti satuan tugas anti-teror atau Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) Polda Bali, Densus 88, dan Badan Nasional Penanganan Terorisme (BNPT).

Kendati demikian, pihaknya tetap akan melakukan pengamanan ketat di gereja-gereja seluruh Bali jelang Natal, 25 Desember 2019. Pengamaman tersebut untuk mengantisipasi ancaman bom.

Selain polisi, pengamanan juga melibatkan pecalang atau polisi adat Bali.

Golose menambahkan, pihaknya juga melakukan pengamanan untuk liburan Tahun Baru 2020. Untuk itu, sekitar 12.000 anggota polisi akan diterjunkan untuk pengamanan tersebut.

Baca juga: Jambret dan Penusuk Turis Spanyol di Bali Ditangkap

“Kami juga membuat kerja sama dengan seluruh steakholder yang ada. Jumlah personel 12.000 hingga akhir tahun,” kata dia.

Pengamanan ini untuk memastikan kenyamanan wisatawan yang memilih Bali untuk merayakan Tahun Baru.

Pengamanan ini dilakukan di sejumlah tempat strategis seperti tempat wisata, pelabuhan, terminal, bandara dan sejumlah tempat ibadah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Regional
Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Regional
Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Regional
Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Regional
'Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak'

"Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak"

Regional
Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Regional
Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Regional
Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Regional
Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Regional
Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

Regional
Ayah, Ibu, dan Anak Meninggal, Satu Kampung Rapid Test, Ini Hasilnya

Ayah, Ibu, dan Anak Meninggal, Satu Kampung Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
Dokter RSUD Kardinah Tegal Positif Corona. Meninggal saat Dirujuk ke RSUP Kariadi Semarang

Dokter RSUD Kardinah Tegal Positif Corona. Meninggal saat Dirujuk ke RSUP Kariadi Semarang

Regional
Kisah DW Kehilangan 3 Anggota Keluarga di Surabaya, Covid-19 Renggut Kakaknya yang Hamil, Ibu dan Ayahnya

Kisah DW Kehilangan 3 Anggota Keluarga di Surabaya, Covid-19 Renggut Kakaknya yang Hamil, Ibu dan Ayahnya

Regional
'Untuk Kota Surabaya Tidak Semudah yang Kita Bayangkan'

"Untuk Kota Surabaya Tidak Semudah yang Kita Bayangkan"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X