Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD, Pria Ini Ditangkap

Kompas.com - 10/12/2019, 11:41 WIB
Polisi Ringkus Pelaku Pemenggal Kepala Siswa Sekolah Dasar KOMPAS.com/KURNIA TARIGANPolisi Ringkus Pelaku Pemenggal Kepala Siswa Sekolah Dasar

PALANGKARAYA, KOMPAS.com – Polisi meringkus Ahmad (37), pelaku pemenggal kepala H (12), siswa sekolah dasar, di Desa Mahup, Katingan, Kalimantan Tengah, Selasa (10/12/2019).

Terungkapnya kasus pembunuhan dengan pemenggalan kepala berawal adanya laporan warga terkait dengan temuan mayat tanpa kepala di bekas galian tambang ilegal Selasa (3/12/2019).

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, berdasarkan laporan tersebut, pihak kepolisian mulai melakukan pengembangan kasus.

Baca juga: Jual Siswa SMP ke Lelaki Hidung Belang, 2 Orang Ditangkap

Setelah melalui proses pengembangan dan penyidikan yang cukup panjang, akhirnya polisi mengamankan Ahmad sebagai terduga pelaku pembunuhan sadis tersebut.

“Melalui hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku, dirinya mengakui telah membunuh dengan cara memenggal kepala H," kata Hendra saat memberikan rilis di Mapolda Kalimantan Tengah, Selasa.

Saat itu, pelaku dan korban bertemu dikebun kelapa sawit. Lalu, pelaku memberikan sebatang rokok kepada korban. Setelah itu pelaku langsung mencekik korban hingga korban tidak berdaya.

Saat mengetahui korban sudah tidak berdaya, pelaku menyodomi korban. Setelah itu, untuk menghilangkan jejak kejahatan, pelaku memenggal kepala korban.

Setelah pelaku mengakui semua perbuatannya, polisi meminta pelaku untuk menunjukkan di mana pelaku mengubur kepala korban, yang sudah sepekan tidak kunjung ditemukan.

Baca juga: Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Curanmor yang Gunakan Senjata Api

"Tubuh korban dibuang di danau yang merupakan bekas galian tambang ilegal di Desa Mahup, sementara kepala korban dikubur di dekat sarang walet milik warga,” kata Hendra.

Polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan apakah ada korban lain sebelum ini.

Pelaku beserta barang bukti alat yang digunakan untuk menebas leher korban diamankan di Mapolres Katingan.

Sementara pelaku terancam hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

Regional
Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Regional
Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Regional
Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Regional
Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Regional
Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Regional
Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Regional
Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Regional
Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Regional
2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

Regional
Iseng 'Booking' Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Iseng "Booking" Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Regional
Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Regional
3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X