Warga Ngawi Diminta Tak Gunakan Air Bengawan Solo untuk Mandi dan Mencuci

Kompas.com - 10/12/2019, 11:28 WIB
DLH Kabupaten Ngawi melakukan penelusuran bengawan Solo pasca pencemaran. DLH menghimau kepada warga untuk sementara tidak memanfaatlan bengawan Solo untuk sanitasi. KOMPAS.COM/DOK BPND ngawiDLH Kabupaten Ngawi melakukan penelusuran bengawan Solo pasca pencemaran. DLH menghimau kepada warga untuk sementara tidak memanfaatlan bengawan Solo untuk sanitasi.

NGAWI, KOMPAS.com -  Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan air Sungai Bengawan Solo untuk mandi, mencuci dan sanitasi. 

Kepala Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi Joko Sutrisno mengatakan, pasca kemarau panjang dan pencemaran, saat ini air Bengawan Solo masih berwarna cokelat.

“Kalau tampak visual, air banyak kandungan tanah memang belum layak untuk sanintasi, aktivitas mandi dan mencuci,” ujar Joko saat dihubungi, Selasa (10/12/2019).

Baca juga: Pencemaran Air Bengawan Solo Mulai Berimbas ke Lamongan

Joko mengatakan, pasca air Bengawan Solo tercemar limbah, pihaknya telah melayangkan surat ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

DLH Ngawi akan membentuk komunitas masyarakat peduli Bengawan Solo dengan memberdayakan badan sungai untuk tanaman sayuran dan pembuatan instalasi pengolahan air limbah di perusahaan yang berpotensi membuang limbah ke Bengawan Solo.

Selain itu, akan dibuat kegiatan lomba kebersihan lingkungan.

“Kita sudah melayangkan keberatan ke BBWS Bengawan Solo. Untuk pencemaran itu kewenangan pusat. Kewenangan DLH itu lebih kepada pendampingan masyarakatnya,” kata dia.

Sementara itu, terhadap laporan warga yang melaporkan adanya mobil tangki membuang limbah cairan saat malam hari di wilayah Banaran, Joko meminta masyarakat untuk merekam aktivitas tersebut dan melaporkan kepada pihak terkait.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Regional
Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Regional
Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Regional
Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X