Fakta 4 Bungker di Palopo, Berbentuk Huruf Z dan Diduga Peninggalan Tentara Jepang

Kompas.com - 09/12/2019, 12:22 WIB
Dandim 1403 Sawerigading Letkol Infanteri Gunawan mengecek kondisi bunker di kelurahan Battang Barat, kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Minggu (08/12/2019) MUH. AMRAN AMIRDandim 1403 Sawerigading Letkol Infanteri Gunawan mengecek kondisi bunker di kelurahan Battang Barat, kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Minggu (08/12/2019)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com- Empat unit bungker ditemukan di sepanjang jalan trans Sulawesi arah Palopo - Toraja tepatnya di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan,

Komandan Distrik Militer ( Dandim) 1403 Sawerigading Letkol Infanteri Gunawan mengatakan bungker tersebut berada di tebing gunung di empat lokasi yang berbeda.

Kondisi bungker yang diduga peninggalan tentara Jepang tersebut masih utuh.

Minggu (8/12/2019), warga Kelurahan Battang Barat dan anggota TNI Kodim1403 Sawerigading melakukan survei sekaligus membersihkan rumput yang menutupi bungker tersebut.


“Untuk sementara ini kami masih melakukan pembersihan terlebih dahulu, apalagi ini adalah merupakan sejarah bangsa Indonesia,” ujar Gunawan.

Baca juga: 4 Bungker yang Diduga Peninggalan Jepang Ditemukan di Palopo

 

Bungker berbentuk huruf z

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1403 Sawerigading Letkol Infanteri Gunawan mengatakan bungker pertama berbentuk Z dengan panjang 6 meter, lebar 4 meter dan tinggi 2 meter dan berada di berada di Kampung Kattun Kilometer 29

Bungker pertama diduga sebagai pos pengintaian tentara Jepang. Sementara Bungker kedua berada Kampung Tamen Base juga berbentuk Z yang diduga sebagai tempat penghadangan.

Sementara bungker ketiga berada di Kampung Kaleakan Battang Barat, atau di kilometer 34 yang diduga sebagai tempat penghancuran atau killing round.

Baca juga: Cerita Warga di Palopo yang Baru Ingat Telah Tanam Mortir Saat Gelar Pesta di Rumah

Sedangkan bungker keempat berada tidak jauh dari bungker pertama.

Gunawan mengatakan empat bungker tersebut umunnya terbuat dari material beton.

Zaenal Ahmadi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) mengatakan ada tujuh bungker di wilayah Kelurahan Battang Barat

Empat bungker sudah ditemukan dan tiga bungker lainnya tertutup material longsor dan rerumputan.

“Sebenarnya masih ada 3 bungker, namun kondisinya sudah tertutup oleh rerumputan dan material longsor, salah satu dari bunker tersebut terdapat tulisan atau huruf jepang,” ungkap dia.

Baca juga: Korupsi Pipa PDAM Palopo Rugikan Negara Rp 5,5 M, 7 Orang Jadi Tersangka

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Amran Amir | Editor: Robertus Belarminus)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Regional
Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Regional
Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X