Montir Motor di Parepare Perkosa Anak Kandung

Kompas.com - 08/12/2019, 19:04 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

PAREPARE, KOMPAS.com - RS, seorang montir motor di perusahaan motor Jepang terkemuka di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, ditangakap dengan tuduhan memperkosa anak kandungnya sendiri.

"Tersangka dilaporkan oleh istrinya sendiri di Mapolsek Soreang Polres Parepare. Bermula dari pengakuan anak korban ke istrinya, kelakuan pejat sang ayah akhirnya terbongkar," kata Kapolres Parepare, Sulawesi Selatan AKBP Budi Susanto, Minggu (8/12/2019).

Baca juga: LPSK Akan Dorong Polisi Tangkap Pelaku Pemerkosaan Anak oleh Ayah Tiri

Berdasar laporan sang Istri, personel Polsek Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, dipimpin Kanit Provost melakukan penangkapan terhadap RS di bengkel motor tempat pelaku bekerja.

"Pelaku ditangkap saat mengerjakan motor di bengkel resmi perusahaan motor merek Jepang. Pelaku kemudian diamankan di Mapolres Parepare untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Budi Susanto.

Budi mengatakan, pelaku mengakui perbuatanya mencabuli anaknya sendiri yang masih berumur 12 tahun itu.

Baca juga: Peringatan Hari Guru, Siswa di Parepare Cuci Motor Guru hingga Suapi Tumpeng

"Dari keterangan pelaku ia mengakui perbuatanya, namun kami masih melakukan pemeriksaan lebih mendalam," ujar Budi Susanto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, Ini Pertimbangannya

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang, Ini Pertimbangannya

Regional
Tambah 16 Orang, Total 32 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Positif Covid-19

Tambah 16 Orang, Total 32 Tenaga Medis RSUD Soedono Madiun Positif Covid-19

Regional
Alami Gejala Diare, Wagub Kalbar Ternyata Positif Covid-19

Alami Gejala Diare, Wagub Kalbar Ternyata Positif Covid-19

Regional
Bukannya Menolong Polisi yang Kecelakaan, Driver Ojol Malah Bawa Lari Tas Berisi Pistol

Bukannya Menolong Polisi yang Kecelakaan, Driver Ojol Malah Bawa Lari Tas Berisi Pistol

Regional
Uji Materi UU Minerba yang Diajukan Pemprov Babel Ditolak MK, Ini Alasannya

Uji Materi UU Minerba yang Diajukan Pemprov Babel Ditolak MK, Ini Alasannya

Regional
Wakil Gubernur Kalimantan Barat Terinfeksi Virus Corona

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Terinfeksi Virus Corona

Regional
Gendong Jasad Bayinya, Maria Menangis Histeris, Suami dan Anak Kembar Tewas Tertimbun Longsor

Gendong Jasad Bayinya, Maria Menangis Histeris, Suami dan Anak Kembar Tewas Tertimbun Longsor

Regional
Selama Sebulan, 60 Orang Ditangkap karena Kasus Narkoba di Labuhanbatu

Selama Sebulan, 60 Orang Ditangkap karena Kasus Narkoba di Labuhanbatu

Regional
Merayakan HUT Kota Bandung Sambil Dibonceng Wali Kota? Begini Caranya

Merayakan HUT Kota Bandung Sambil Dibonceng Wali Kota? Begini Caranya

Regional
Sebulan Harimau Teror Warga, TNKS-BKSDA Pasang Perangkap

Sebulan Harimau Teror Warga, TNKS-BKSDA Pasang Perangkap

Regional
31 Pasien Positif Covid-19 di Ponpes Al Izzah Kota Batu Dinyatakan Sembuh

31 Pasien Positif Covid-19 di Ponpes Al Izzah Kota Batu Dinyatakan Sembuh

Regional
Cerita Petani Kopi di Lereng Gunung Merapi, Erupsi Jadi Berkah

Cerita Petani Kopi di Lereng Gunung Merapi, Erupsi Jadi Berkah

Regional
Dalam 3 Hari Bertambah 40 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Tegal, 11 Meninggal

Dalam 3 Hari Bertambah 40 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Tegal, 11 Meninggal

Regional
Curi 13 Sepeda di Denpasar, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Curi 13 Sepeda di Denpasar, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Cerita Tepu, Tubuhnya Kaku Seperti Kayu Selama 25 Tahun, Berawal Kencing di Pohon

Cerita Tepu, Tubuhnya Kaku Seperti Kayu Selama 25 Tahun, Berawal Kencing di Pohon

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X