Di Kampung Halamannya, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Dikenal Orang Baik

Kompas.com - 07/12/2019, 16:33 WIB
Rumah Keluarga Ari Askhara di Dalung, Badung, Bali. KOMPAS.com/IMAM ROSIDINRumah Keluarga Ari Askhara di Dalung, Badung, Bali.

BADUNG, KOMPAS.com - Nama Eks Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara menjadi perbincangan publik dalam beberapa hari terakhir.

Hal tersesebut dilatarbelakangi oleh temuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atas motor Harley Davidson dan sepeda Brompton ilegal di pesawat baru milik Garuda berjenis Airbus A3330-900 Neo.

Kepala Dinas Banjar (kepala lingkungan) Padang Bali, Dalung, Badung, I Gede Mustika, mengatakan, secara administrasi Ari Askhara memang tercatat di desanya.

"Dia memang warga di banjar dinas sini," kata Mustika saat ditemui, Sabtu (7/12/2019) siang.

Mustika mengatakan, orangtua Ari memiliki rumah di Banjar Padang Bali. Rumahnya tepat di pinggir jalan P Permai nomor 32.

Saat Kompas.com mengunjungi rumah Askhara, bangunan itu tampak kosong dan pagarnya dikunci. Di sana juga tidak ada aktifitas sama sekali.

Mustika mengatakan, Ari memang jarang ke Bali. Ia ke Bali hanya saat ada upacara atau odalan di Pura.

Baca juga: ICW: Seharusnya Dirut Garuda Indonesia Dipecat Secara Tidak Hormat

Sementara orangtuanya belakangan ini memang sering pulang ke kampung halaman.

"Kalau bapaknya sering pulang. Tapi bolak-balik (Jakarta-Bali)," katanya.

Rumahnya yang di Dalung hanya dijaga oleh asisten rumah tangganya.

Sepengatahuan Mustika, warga setempat mengenal Ari sebagai sosok yang baik dan tak ada yang menonjol selama ini.

"Dia baik-baik saja di sini, tak pernah ada neko-neko. Dengan masyarakat komunikasinya bagus," katanya.

Hal senada juga dikatakan Komang Tri, seorang warga yang berjulan di dekat rumah orangtua Ari.

Ia mengaku tak terlalu mengenal Ari karena memang jarang pulang. Ari hanya kelihatan jika memang ada upacara atau sembahyang di Pura Desa.

"Kalau ada odalan atau upacara (baru kelihatan)," katanya.

Sebagaimana diketahui, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan memberhentikan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.

Pencopotan Ari tersebut dilatarbelakangi oleh temuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atas motor Harley Davidson dan sepeda Brompton ilegal di pesawat baru milik Garuda berjenis Airbus A3330-900 Neo.

Baca juga: Erick Thohir Akan Copot Semua Pejabat Garuda yang Terlibat Penyelundupan Harley

Pesawat tersebut melakukan perjalanan perdananya dari pabrik Airbus di Perancis.

"Dengan itu, saya akan memberhentikan Saudara Direktur Utama Garuda dan tentu proses ini kami lakukan, karena Garuda adalah perusahaan publik, akan ada prosedur lainnya," kata Erick Thohir.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Regional
Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Regional
Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Regional
38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

Regional
Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Regional
Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Regional
Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Regional
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Blora Tutup Sepekan

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Blora Tutup Sepekan

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Landa Bogor, Rumah Rusak dan Kendaraan Terguling

Hujan Disertai Angin Kencang Landa Bogor, Rumah Rusak dan Kendaraan Terguling

Regional
Banten Dipastikan Punya Pemakaman Khusus Covid-19 di Kota Serang

Banten Dipastikan Punya Pemakaman Khusus Covid-19 di Kota Serang

Regional
Pensiunan PNS Edarkan Uang Palsu untuk Bayar Utang Pemilihan Bupati Sebesar Rp 1 M

Pensiunan PNS Edarkan Uang Palsu untuk Bayar Utang Pemilihan Bupati Sebesar Rp 1 M

Regional
Dalam 2 Hari, 109 Warga Kota Sorong Positif Corona

Dalam 2 Hari, 109 Warga Kota Sorong Positif Corona

Regional
Bawaslu Jateng Tindak Tegas Paslon Pilkada Pelanggar Protokol Kesehatan

Bawaslu Jateng Tindak Tegas Paslon Pilkada Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Bangka Belitung Nihil Kasus Corona dalam 3 Hari Terakhir

Bangka Belitung Nihil Kasus Corona dalam 3 Hari Terakhir

Regional
Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Tak Ditahan, Polisi: Hanya Wajib Lapor

Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Tak Ditahan, Polisi: Hanya Wajib Lapor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X