Dapat Mobil Dinas Rubicon Rp 2 Miliar, Bupati Karanganyar: Keren Kan?

Kompas.com - 06/12/2019, 15:06 WIB
Bupati Karanganyar, Juliyatmono di rumah dinasnya Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (6/12/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIBupati Karanganyar, Juliyatmono di rumah dinasnya Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (6/12/2019).

KARANGANYAR, KOMPAS.com — Jip Wrangler Rubicon bakal menjadi mobil dinas baru Bupati Karanganyar Juliyatmono. Mobil dinas yang ditaksir seharga Rp 2,1 miliar itu dipilih untuk menunjang kinerja bupati dua periode tersebut.

Juliyatmono mengatakan, sejak dirinya dilantik sebagai kepala daerah tahun pertama 2013 tidak pernah meributkan fasilitas kendaraan dinas, termasuk pengadaan mobil Rubicon.

Sebagai kepala daerah, pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Karanganyar ini mengaku hanya ingin fokus bekerja untuk perubahan Karanganyar.

"Saya sejak dulu, sejak saya dilantik 2013 tidak pernah meributkan soal diri saya sendiri. Tugas saya bekerja. Bagaimana agar Karanganyar ini berubah," kata Juliyatmono saat ditemui di rumah dinasnya di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (6/12/2019).

Baca juga: Bupati: Tak Ada Industri di Karanganyar Buang Limbah ke Sungai Bengawan Solo

Dengan demikian, lanjut Juliyatmono, ia tidak pernah memikirkan soal fasilitas yang diterima. Bagi Juliyatmono, kepentingan masyarakat lebih penting daripada memikirkan fasilitas untuk dirinya.

"Apakah fasilitas, saya tidak pernah tanya itu karena saya ini wong ndeso. Biasa-biasa saja. Bekerja, bekerja, bekerja," terangnya.

Juliyatmono pun menganggap bahwa mobil dinas jip Rubicon tersebut sebagai penghargaan terhadap dirinya atas kinerja selama ini memimpin Bumi Intanpari.

"Karena itulah, barangkali eksekutif toh sudah banyak prestasi-prestasi, termasuk penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha apa yang mau dikasihkan ke saya mungkin. Karena saya tidak pernah meminta," ucapnya.

Karena pencapaian kinerja itulah, jelas Juliyatmono, kemudian ia menerima sebuah "penghargaan" berupa mobil dinas jip Rubicon yang bersumber dari APBD 2019 itu.

Jip Rubicon yang paling lambat tiba di Karanganyar pada 27 Desember 2019 itu akan melengkapi kendaraan dinas Bupati Juliyatmono sebelumnya, yaitu Toyota Fortuner dan Toyota Camry.

Adapun dipilihnya jip Robicon sebagai kendaraan operasional tersebut karena menyesuaikan kondisi medan di Karanganyar yang wilayahnya berbukit dan banyak pegunungan.

Juliyatmono mengatakan, lelang mobil dinas Rubicon sudah sesuai ketentuan karena mesinya hanya bertenaga 2.000 cc.

"Kalau di Karanganyar ini pengalaman saya setiap hari di kampung-kampung, di gunung-gunung, itu memang yang paling ideal (kendaraan) jip. Jip yang paling layak dan kira-kira sesuai medan itu kan hanya itu (Rubicon). Hasilnya Rubicon. Keren kan," katanya tertawa.

Baca juga: Usulan Pembentukan Provinsi Surakarta Dapat Penolakan, Ini Kata Bupati Karanganyar

Sebagaimana diketahui, proses pengadaan mobil dinas Bupati Karanganyar tersebut sempat mengalami gagal lelang empat kali pada 2018. Kegiatan belanja mobil dinas baru terealisasi tahun 2019.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Regional
Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Regional
Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Regional
Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Regional
Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Regional
Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Regional
Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Regional
Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Regional
Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Regional
Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Regional
Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Regional
68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

Regional
Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Regional
Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Regional
ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X