Kejari Sukabumi Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Permukiman Kumuh

Kompas.com - 04/12/2019, 20:41 WIB
Kepala Kejari Kota Sukabumi, Ganora Zarina (tengah) saat konferensi pers di Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (4/12/2019). KOMPAS.COM/BUDIYANTOKepala Kejari Kota Sukabumi, Ganora Zarina (tengah) saat konferensi pers di Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (4/12/2019).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukabumi tetapkan lima orang menjadi tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penyalahgunaan dana Neighborhood Upgrading and Shelter Project Phase-2 (NUSP-2).

Program penanganan kawasan permukiman kumuh di perkotaan tahun anggaran 2016, 2017 dan 2018 yang diduga bermasalah ini dilaksanakan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Kelima tersangka masing-masing TFK (Ketua BKM Sukakarya), EP (Anggota BKM Sukakarya), AS (Anggota BKM Sukakarya), YS (Coordinator Advisor) dan RDS (City Coordinator).

Kini para tersangka telah ditahan dan dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Nyomplong, Sukabumi.

Kepala Kejari Kota Sukabumi Ganora Zarina menjelaskan perkara dugaan tipikor ini berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti  penyelidikan.

Baca juga: Hendi: Ini Penyebab Munculnya Permukiman Kumuh di Semarang

Bermula dari indikasi penyimpangan

Hasilnya, pelaksanaan Program NUSP-2 tersebut terindikasi adanya penyimpangan.

''Laporan hasil penghitungan kerugian keuangan negara dari Inspektorat Kota Sukabumi nomor 700.04/01/PKKN/Inspektorat/2019 tanggal 18 November 2019 akibat penyimpangan program NUSP-2 ini sebesar Rp570.000.000 (limaratus tujuhpuluh juta),'' ungkap Ganora saat konferensi pers di Kejari Kota Sukabumi, Rabu (4/12/2019) sore.

Dia menjelaskan program NUSP-2 di Kelurahan Sukakarya mendapatkan anggaran tahun 2016 sebesar Rp 1 miliar.

Kemudian tahun 2017 dengan anggaran sebesar Rp 900 juta dan tahun 2018 mendapatkan dana sebanyak Rp 500 juta.

Sumber dana NUSP-2 ini, lanjut dia, merupakan pinjaman Asian Development Bank (ADB) kepada Pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca juga: Wali Kota Pangkal Pinang Ingin Ubah Permukiman Kumuh Seperti Kampung Pelangi di Semarang

Dana penanganan permukiman kumuh

Di Kota Sukabumi, berdasarkan SK Wali Kota Sukabumi Nomor 61 Tahun 2015 telah ditetapkan beberapa kelurahan mendapatkan dana NUSP-2 di antaranya Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Ini Pengakuan Ayah yang Pukuli Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Kemarau Landa Aceh Utara, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Regional
Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Kesal, Ayah Pukuli Wajah Anak Kandung Usia 3 Tahun hingga Tewas

Regional
Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Belajar dari Kasus Pawang Ular Tewas Digigit King Kobra, Ahli: Itu Hewan Liar Berbahaya...

Regional
Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Penderita Antraks di Gunungkidul Capai 30 Orang

Regional
Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Kekasih Akan Menikah dengan Pacar Baru, Pria Ini Upload Foto dan Video Syur ke Facebook

Regional
BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

BKSDA Palu Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya Berkalung Ban Bekas

Regional
6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

6 Warga China yang Terdampar di Rote Ndao Negatif Virus Corona

Regional
Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Fakta Baru Perkelahian yang Tewaskan 2 Pemuda, Bermula dari Perselisihan di Arena Balapan Liar

Regional
6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

6 Warga China yang Mengapung di Rote Ndao Sempat Dihadang Tentara Australia

Regional
Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Demi Muluskan Aksi Tipu, Pria yang Ngaku Pegawai BPS Janjikan Korbannya Lolos PNS

Regional
4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

4 Tahun Diculik, Pria Paruh Baya di Cianjur Cabuli Korban Belasan Kali

Regional
Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Curi Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu, 4 Porter Lion Air Diamankan

Regional
Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Orangtua Mahasiswi Unesa di Wuhan Sebut Anaknya Ingin Cepat Dievakuasi

Regional
Ridwan Kamil Sarankan Korban Longsor Bogor Direlokasi ke Wilayah Cigudeg

Ridwan Kamil Sarankan Korban Longsor Bogor Direlokasi ke Wilayah Cigudeg

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X