Bawaslu Semarang Ajak Disabilitas dan Perempuan Jadi Panwascam Pilkada 2020

Kompas.com - 30/11/2019, 19:32 WIB
Ilustrasi KOMPASIlustrasi

SEMARANG, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang, Jawa Tengah, membuka pendaftaran Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) bagi masyarakat yang berminat mengawasi penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Bawaslu Kota Semarang juga mengajak warga penyandang disabilitas dan kaum perempuan untuk turut serta mendaftar sebagai calon anggota Panwascam sesuai dengan kualifikasi.

"Kami membuka pendaftaran bagi semua kalangan masyarakat yang berminat partisipasi. Kaum difabel dan kaum perempuan juga berhak jika ingin mendaftar," ujar Koordinator Divisi Hukum dan Data Bawaslu Kota Semarang Arief Rahman di Semarang, Sabtu (30/11/2019).

Baca juga: Bawaslu Tangsel Buka Pendaftaran Panwascam Pilkada 2020, Ini Syarat-syaratnya

Menurut Arief, calon dari kalangan disabilitas dan perempuan juga harus mengikuti tahapan yang.

Keterlibatan perempuan juga dinilai penting. Apalagi, di tiap kecamatan harus ada satu satu pengawas perempuan.

Arief mengatakan, pendaftaran dan penerimaan berkas persyaratan administrasi calon anggota Panwascam dilaksanakan pada 27 November hingga 3 Desember 2019.

Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 12 Desember 2019. 

"Setelah diumumkan pada 12 dan 13 Desember 2019, masyarakat dapat memberikan tanggapan terkait dengan calon-calon anggota yang lolos administratif. Selanjutnya pada 13 hingga 17 Desember akan dilakukan tes tertulis dan wawancara," kata Arief.

Dalam tes tertulis, menurut Arief, akan diterapkan sistem computer assisted test (CAT) socrative yang servernya terpusat di Bawaslu RI.

"Ada kurang lebih 2.000 soal yang diacak secara nasional. Jadi kita benar-benar tidak tahu muatan soalnya seperti apa. Pastinya seputar kepemiluan. Dengan sistem ini, hasil bisa langsung diketahui," kata Arief.

Kemudian, calon anggota Panwascam Pilkada 2020 yang lolos akan dilantik pada 22-23 Desember 2019 dan akan ditugaskan di 16 kecamatan.

"Di setiap kecamatan nanti akan ada tiga Panwascam yang ditugaskan.Tapi kita membuka syarat minimal kuota ada enam yang boleh daftar di setiap kecamatan. Kalau sampai penutupan pendaftaran syarat minimalnya belum memenuhi kuota, kita akan buka pendaftaran lagi khusus di kecamatan," kata Arief.

Sebagai informasi, dalam Pilkada 2020, Bawaslu Kota Semarang akan merekrut sebanyak 48 orang Panwascam.

Setelah dilantik, mereka akan ditugaskan di 16 kecamatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Regional
Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Regional
Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
'Fun Bike' Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

"Fun Bike" Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

Regional
Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

Regional
Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

Regional
Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X