Limbah Pengolahan Etanol Dibuang ke Bengawan Solo, Ini Upaya Mengatasinya

Kompas.com - 29/11/2019, 23:06 WIB
Kepala DLH Sukoharjo, Agustinus Setiyono ditemui seusai Sarasehan Kamtibmas di Mapolres Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (29/11/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala DLH Sukoharjo, Agustinus Setiyono ditemui seusai Sarasehan Kamtibmas di Mapolres Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat (29/11/2019).

Tetapi, juga disebabkan adanya kegiatan home industri di sejumlah daerah yang dialiri Sungai Bengawan Solo.

"Artinya, limbah yang mencemari Sungai Bengawan Solo itu tidak hanya dari Sukoharjo. Di Solo juga ada pengolahan industri kecil," ungkap Agus.

Baca juga: Limbah Ciu, Tekstil, hingga Kotoran Babi Cemari Bengawan Solo, Air Jadi Hitam Pekat

Perwakilan pelaku industri pengolahan etanol dari Polokarto, Sri Purnomo mengatakan, di Polokarto ada 92 home industry pengolahan etanol. Jumlah itu tersebar di empat desa.

"Sejak dulu sudah memiliki IPAL. Tapi sekarang sudah tidak maksimal. Baku mutu limbah juga kurang tahu," ungkapnya.

Pelaku industri pengolahan etanol Mojolaban, Sabariono menambahkan, di Mojolaban ada 50 home industri pengolahan etanol. Di sana, katanya sudah ada IPAL dibuat pada tahun 2012 dan sudah dioperasikan.

Selama lama ini limbah home industri pengolahan etanol di Mojolaban diolah menjadi pupuk organik cair untuk perbaikan struktur tanah. Pupuk organik tersebut bernama ciunik.

"Pupuk organik ini sudah dinyatakan terbaik diantara pupuk-pupuk organik yang lain. Namun, kendalanya peminatnya, pasarnya, masih perlu bantuan dari pemerintah. Yang jelas limbah pengolahan etanol di Mojolaban sudah ditangani dengan baik," tutur dia.

Terpisah, Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas menyampaikan, bahwa sarasehan kamtibmas tersebut bertujuan untuk membangun sinergitas antara pengusaha, masyarakat, dan pemerintahan.

Adapun peserta yang hadir dalam acara tersebut berasal dari unsur pemerintahan, asosiasi pengusaha, pelaku industri pengolahan etanol, perwakilan masyarakat, mahasiswa dan pelaku industri yang ingin serta baru akan mengembangkan usahanya di Sukoharjo.

"Kegiatan ini agar semua singkron antara pemerintah dengan pelaku industri yang ada di Sukoharjo. Kami TNI/Polri untuk mengawal," ujar dia.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

UPDATE Pasien Corona di Sulsel: 50 Positif Corona, 5 Orang Meninggal Dunia

Regional
Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Panen Padi di Tengah Wabah Corona, Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Regional
Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Sektor Pertanian di Sumedang Tak Terpengaruh Pandemi Covid-19

Regional
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Mantan Anggota DPRD Sulsel yang Jenazahnya Ditolak Warga Masih Berstatus PDP

Regional
Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Ditengok Anaknya dari Jakarta, Pasien Stroke Positif Covid-19 di Ciamis

Regional
Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Sebar Hoaks Kematian Pasien Covid-19 di Sulbar, Pria Ini Ditangkap Polisi

Regional
Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Kasus DBD Menurun, 1.474 Pasien Dinyatakan Sembuh di Sikka, NTT

Regional
Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Pesan Pasien Sembuh Covid-19: Anak Muda, Tak Perlu Nongkrong, Dengarkan Pemerintah

Regional
Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Fakta Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Hanyut di Depan Mata Ibunya, Pencarian Dilakukan

Regional
60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

60 Warga Isolasi Mandiri, Desa di Magetan Berlakukan 'Lockdown'

Regional
Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Karantina Wilayah, Batam Beri Sembako Gratis dan Pekerja Tetap Bekerja

Regional
Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Kisah Evakuasi Harimau Sumatera 3 Hari Terjerat Tali di Riau: Petugas 2 Jam tembus Hutan, Temukan Luka Serius di Kaki

Regional
Cegah Covid-19 Meluas, Pantai Kuta dan Seluruh Obyek Wisata di Badung Ditutup

Cegah Covid-19 Meluas, Pantai Kuta dan Seluruh Obyek Wisata di Badung Ditutup

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Dua Jalan Protokol Kota Magelang Ditutup

Cegah Penyebaran Corona, Dua Jalan Protokol Kota Magelang Ditutup

Regional
Karantina Lokal Gaya Kota Tasikmalaya

Karantina Lokal Gaya Kota Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X