Kompas.com - 26/11/2019, 11:12 WIB
Sungai Citarum KOMPAS.COM/FARIDASungai Citarum

BANDUNG, KOMPAS.com - Berdasarkan data Dinas Kehutanan Jawa Barat, ratusan ribu hektar lahan di daerah aliran sungai (DAS) Citarum, di luar kawasan hutan, dan di kawasan hutan di Jawa Barat dinilai kritis.

Guna menyelamatkan hutan di kawasan hutan DAS Citarum Ditjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum LHK) menggelar kampanye penyelamatan DAS Citarum.

Kampanye "Selamatkan DAS Citarum untuk Kehidupan" ini melibatkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA)  Jabar, Pemerintah Daerah Jabar, TNI, Polri, Perum Perhutani, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Tokoh Masyarakat Jabar.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan, Sustyo Iriyono mengatakan bahwa pihaknya akan selalu mengedepankan upaya penyadaran masyarakat dan pencegahan dalam rangka mengamankan dan memulihkan kembali ekosistem kawasan hutan DAS Citarum.

Baca juga: Masuki Musim Hujan, Hulu Sungai Citarum Bakal Ditanam 1,9 Juta Pohon

"Akan tetapi Ditjen Gakkum LHK tidak menutup kemungkinan akan melakukan upaya penegakan hukum secara tegas jika aktivitas illegal di dalam kawasan hutan masih terus terjadi,” kata Sustyo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/11/2019).

Kampanye penyelamatan DAS Citarum ini meliputi dialog interaktif narasumber dari KLHK,  pakar lingkungan dari Institut Teknologi Bandung serta praktisi Satgas DAS Citarum, selain itu dilakukan juga pemberian bantuan bibit untuk masyarakat sekitar hutan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, DAS Citarum memiliki peran yang sangat besar dan penting bagi lingkungan dan masyarakat Jawa Barat, namun terdapat kerusakan lahan di areal pengguna lainnya  sebagai penyumbang erosi berasal dari fungsi lahan antara lain pertanian, pemukiman, sawah, perkebunan dan lain-lain.

"Berdasarkan data Dinas Kehutanan Jawa Barat, terdapat hampir 200 ribu ha lahan kritis di DAS Citarum, 147 ribu ha berada di luar kawasan hutan, sedangkan sisanya sebanyak 52 ribu ha terdapat di kawasan hutan," katanya.

Baca juga: Penghapusan Amdal Dinilai Bisa Rusak Kelestarian Sungai Citarum

Dalam paparan Sekjen Forum DAS Citarum Jabar,  Dr. Yayat terdapat 9 langkah penting upaya pemulihan DAS Citarum yaitu: rehabilitasi dan reboisasi lahan kritis di daerah hulu, normalisasi fungsi alur sungai citarum, relokasi pemukiman warga yang berdampak, sosialisasi dan edukasi masyarakat, penegakan hukum secara tegas, relokasi sejumlah industri, integrasikan program RPDAS ke dalam RPJMD, komitmen bersama multi pihak serta perencanaan pembangunan berbasis DAS.

“Solusi konkrit memulihkan DAS Citarum melalui pendekatan struktural dan non struktural. Tidak cukup  hanya pendekatan yang sifatnya teknoratik tetapi pola pendekatan sosial harus dikedepankan. Terutama dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan perilaku masyarakat dalam memelihara dan menjaga lingkungan”, tandas Dadang Sudarja salah satu praktisi dan tokoh masyarakat Jabar.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.