Negara Kekurangan Uang, Moeldoko Minta Aparat dan Kejaksaan Tak Ganggu Investasi

Kompas.com - 25/11/2019, 12:22 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko berpesan kepada seluruh aparatur negara, khususnya TNI Polri dan Kejaksaan untuk tidak mengganggu atau mempersulit investor untuk berinvestasi ke Indonesia. KOMPAS.COM/HADI MAULANAKepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko berpesan kepada seluruh aparatur negara, khususnya TNI Polri dan Kejaksaan untuk tidak mengganggu atau mempersulit investor untuk berinvestasi ke Indonesia.

LINGGA, KOMPAS.com — Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko berpesan kepada seluruh aparatur negara, khususnya TNI, Polri, dan Kejaksaan, untuk tidak mengganggu atau mempersulit investor yang akan berinvestasi di Indonesia, terutama di daerah yang memiliki potesi untuk dikembangkan.

Hal ini disampaikan Moeldoko saat meresmikan secara simbolis beberapa kegiatan Hari Jadi ke-16 Kabupaten Lingga, Minggu (24/11/2019).

Kegiatan Moeldoko di Lingga antara lain groundbreaking pembangunan tambak udang seluas 836 hektare, peresmian Politeknik Lingga, peresmian pembangunan Pabrik Pengolahan Pakan Ikan dan Udang, peresmian Pembangunan Pabrik Tepung Ikan, peresmian Pembangunan Pabrik Pengolahan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan kapasitas 10.000 liter, serta peresmian Pengoperasian IKM Kelapa Terpadu.

Baca juga: Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Moeldoko mengatakan, salah satu upaya pemerintah meningkatkan investasi adalah dengan cara menjaga situasi tetap kondusif.

Selain itu, perlu adanya upaya penjelasan kepada masyarakat agar tidak ada pikiran negatif atas apa yang akan dikerjakan investor.

"Dengan begitu, manfaat investasi terasa bagi masyarakat itu sendiri, seiring terbukanya lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi yang baik di daerah tersebut," kata Moeldoko saat ditemui di gedung Nasional, Minggu (24/11/2019).

Moeldoko mengatakan, dirinya juga yakin jajaran TNI-Polri dan Kejaksaan sudah paham atas pesan Presiden Jokowi terkait dunia investasi.

"Jangan mempersulit investasi masuk ke tanah air, apalagi sampai mengganggu. Aparat keamanan dan penegak hukum harus bekerja sesuai ketentuan," jelasnya.

Moeldoko mengaku bahwa Presiden Joko Widodo sangat mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Lingga, yang telah mengubah lahan tandus eks tambang timah dan bauksit, menjadi lahan produktif untuk kemakmuran masyarakatnya.

Moeldoko juga mengungkapkan dirinya jatuh cinta ke Lingga saat pertama kali datang. Melihat air bersihnya berlimpah, tanahnya subur dan dilingkari laut.

"Semuanya itu adalah potensi yang luar biasa jika dikelola dengan baik," paparnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Regional
Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X