Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Kompas.com - 22/11/2019, 19:58 WIB
Bupati Asmat Elisa Kambu KOMPAS.COM/ IRSUL PANCA ADITRABupati Asmat Elisa Kambu


ASMAT, KOMPAS.com - Bupati Asmat Elisa Kambu mengatakan, pemekaran Provinsi Papua Selatan merupakan aspirasi dari masyarakat setempat.

Menurut Elisa, aspirasi masyarakat soal pemekaran Provinsi Papua Selatan sudah sejak 2007 lalu.

Hanya saja, usulan itu tertunda karena adanya moratorium.

"Prinsipnya kita ini kan sebagai kepala daerah punya kewajiban untuk meneruskan aspirasi masyarakat. Jadi Asmat sangat setuju pemekaran Provinsi Papua Selatan," kata Elisa, Jumat (22/11/2019).

Baca juga: Tuntut Pemekaran, Pengunjuk Rasa Hadang Rombongan Bupati dan Gubernur

Bagi Elisa, pemekaran provinsi merupakan solusi percepatan pemerataan pembangunan.

Sebab, apabila Provinsi Papua tidak dimekarkan, maka pembangunan akan terlambat.

Menurut dia, dengan jumlah 29 kabupaten/kota di Papua, tidak cukup selama 5 atau 10 tahun bagi seorang gubernur mempercepat proses pembangunan.

"Pemekaran ini kan kalau kita lihat upaya untuk pemerataan pembangunan itu bisa cepat. Kalau kita Papua ini masih tetap satu, ya sama saja. Gubernur ganti gubernur, tetap begitu saja," ujar Elisa.

Sebagai bentuk dukungan, menurut Elisa, pihaknya sudah membentuk tim yang akan membawa dokumen aspirasi persetujuan provinsi baru tersebut.

Dukungan itu dari DPRD Asmat, Pemkab Asmat dan Lembaga Masyarakat Adat Asmat.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Regional
Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Regional
KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

Regional
Perkosa Gadis 14 Tahun, Sopir dan Kernet Ajak Temannya untuk Menonton

Perkosa Gadis 14 Tahun, Sopir dan Kernet Ajak Temannya untuk Menonton

Regional
Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Syarat Perguruan Tinggi di DIY Gelar Kuliah Tatap Muka

Regional
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Regional
Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Pembantu Ini Sudah 4 Kali Cabuli Bayi sambil Video Call Suami

Regional
Fakta Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan saat Video Call Suami, Berusia 19 Tahun dan Residivis Narkoba

Fakta Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan saat Video Call Suami, Berusia 19 Tahun dan Residivis Narkoba

Regional
Cerita Dosen Unpad Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Cerita Dosen Unpad Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Regional
Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Ketua KPU Minta Seluruh Jajaran Hati-hati Saat Jalankan Tugas

Staf KPU Yahukimo Dibunuh, Ketua KPU Minta Seluruh Jajaran Hati-hati Saat Jalankan Tugas

Regional
Jumlah Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Capai 1.451 Orang, Pendaftaran Masih Dibuka

Jumlah Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Capai 1.451 Orang, Pendaftaran Masih Dibuka

Regional
Social Engineering, Kejahatan yang Membuat Uang Rp 44 Juta Milik Nasabah Raib dalam 11 Menit

Social Engineering, Kejahatan yang Membuat Uang Rp 44 Juta Milik Nasabah Raib dalam 11 Menit

Regional
Sepi Pembeli akibat Covid-19, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Ramai-ramai Klotekan

Sepi Pembeli akibat Covid-19, Pedagang Pasar Wage Purwokerto Ramai-ramai Klotekan

Regional
Bebas Murni, Nazaruddin Ingin Bangun Masjid dan Pesantren

Bebas Murni, Nazaruddin Ingin Bangun Masjid dan Pesantren

Regional
Penumpang Kapal Pelni Dapat Diskon Perayaan Kemerdekaan

Penumpang Kapal Pelni Dapat Diskon Perayaan Kemerdekaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X