Tuntut Pemekaran, Pengunjuk Rasa Hadang Rombongan Bupati dan Gubernur

Kompas.com - 19/11/2019, 16:45 WIB
Bupati Luwu Basmin Mattayang memberikan penjelasan kepada massa aksi yang mencegatnya saat melintas di perbatasan Kota Palopo - Luwu. Pengunjuk rasa meminta kejelasan pemekaran Kabupaten Luwu Tengah, Selasa (19/11/2019) MUH. AMRAN AMIRBupati Luwu Basmin Mattayang memberikan penjelasan kepada massa aksi yang mencegatnya saat melintas di perbatasan Kota Palopo - Luwu. Pengunjuk rasa meminta kejelasan pemekaran Kabupaten Luwu Tengah, Selasa (19/11/2019)

PALOPO, KOMPAS.com - Gabungan mahasiswa menamakan diri Aliansi Wija To Luwu menghadang rombongan Bupati Luwu dan Gubernur Sulawesi Selatan saat melintas di Jalan Trans Sulawesi Perbatasan Kabupaten Luwu dan Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Rombongan tersebut sempat berhenti saat dihadang oleh pengujuk rasa namun yang turun hanyalah rombongan Bupati Luwu.

Peserta aksi, Deny Rahman mengatakan, aksi ini dilakukan untuk mendesak Menteri Dalam Negeri untuk mencabut moratorium daerah otonomi baru (DOB) dan memekarkan Luwu Tengah menjadi kabupaten.

Baca juga: Videonya Viral karena Ucapan Tak Senonoh, Begini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Luwu Timur

"Kami mengharamkan Gubernur Sulawesi Selatan untuk menginjakkan kakinya di Tana Luwu sebelum terbentuknya Kabupaten Luwu Tengah,” kata Deny Rahman, saat dikonfirmasi di lokasi, Selasa (19/11/2019).

Bupati Luwu, Basmin Mattayang yang turun menemui pengunjuk rasa mengatakan, saat ini pihaknya sedang melengkapi berkasnya dan tidak lagi menuntut moratorium dicabut tetapi meminta perlakuan khusus.

“Kami minta supaya ada perlakuan khusus, insya Allah saya punya tanggung jawab bersama Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak, kami sudah janji bahwa Luwu Tengah itu harga mati yang penting semua berdiri di belakang saya,” ucap Basmin, di hadapan pengunjuk rasa.

Menurut Basmin, dalam memekarkan Kabupaten Luwu Tengah, perlu diwaspadai adanya orang yang ingin mencari keuntungan pribadi.

“Jadi, orang yang mau menang sendiri itu begitu melihat ada peluang, dia maju mau menang sendiri padahal inikan urusan kita bersama,” ujar dia.

Baca juga: Tenaga Pendidik Dominasi Formasi CPNS Luwu Utara

Basmin mengharapkan kepada pengunjuk rasa untuk tetap memberikan mandatnya agar perjuangan Kabupaten Luwu Tengah tetap diperjuangkan.

“Berikan mandat pada kami insya Allah kami akan bicara khusus dengan gubernur, kami masih mau lengkapi berkasnya, kami bikin ulang berkas baru. Saya ini adalah deklarator Luwu Tengah jadi itukan utang saya,” ujar Basmin.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswi Semester 3 Dituntut Hukuman Mati Gegara Bawa Sabu 20 Kg

Mahasiswi Semester 3 Dituntut Hukuman Mati Gegara Bawa Sabu 20 Kg

Regional
Viral 2 Polisi Pukuli Warga, Kapolres Aceh Timur Datangi Keluarga Korban

Viral 2 Polisi Pukuli Warga, Kapolres Aceh Timur Datangi Keluarga Korban

Regional
2 Polisi Berkelahi dengan ODGJ, Kapolres Aceh Timur: Apa pun Alasannya Itu Tidak Benar

2 Polisi Berkelahi dengan ODGJ, Kapolres Aceh Timur: Apa pun Alasannya Itu Tidak Benar

Regional
Polisi Ini Pakai 2 Bulan Gaji Beli Sapi dan 100 Ekor Ayam untuk Warga Tak Mampu

Polisi Ini Pakai 2 Bulan Gaji Beli Sapi dan 100 Ekor Ayam untuk Warga Tak Mampu

Regional
Usai Bertanya di Mana Golok, Pemuda Ini Bacok Ibu Kandung

Usai Bertanya di Mana Golok, Pemuda Ini Bacok Ibu Kandung

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Mei 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 25 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 25 Mei 2020

Regional
Marak Balon Udara Liar, AirNav: Pilot Sudah Kami Ingatkan

Marak Balon Udara Liar, AirNav: Pilot Sudah Kami Ingatkan

Regional
Kasus Perkelahian 1 Keluarga, Ayah, Adik dan Kakak Jadi Tersangka

Kasus Perkelahian 1 Keluarga, Ayah, Adik dan Kakak Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Mei 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Mei 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Mei 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Mei 2020

Regional
Gara-gara BLT, Pejabat Desa Tewas Ditikam

Gara-gara BLT, Pejabat Desa Tewas Ditikam

Regional
Detik-detik Balon Udara Raksasa Jatuh di Kawasan Bandara Ahmad Yani Semarang, Ini Videonya

Detik-detik Balon Udara Raksasa Jatuh di Kawasan Bandara Ahmad Yani Semarang, Ini Videonya

Regional
'Saya Akan Patuh dan Selalu Memakai Masker, Stop Corona Virus'

"Saya Akan Patuh dan Selalu Memakai Masker, Stop Corona Virus"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X