2020, Rute KRL Diperpanjang sampai Serang

Kompas.com - 21/11/2019, 12:55 WIB
Deputi EVP PT KAI Daop 1 Jakarta, Sofyan Hasan, saat ditemui di Stasiun Walantaka, Kota Serang, Kamis (21/11/2019). KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINDeputi EVP PT KAI Daop 1 Jakarta, Sofyan Hasan, saat ditemui di Stasiun Walantaka, Kota Serang, Kamis (21/11/2019).

SERANG, KOMPAS.com - PT KAI akan memperpanjang rute kereta rel listrik (KRL) dari Rangkasbitung hingga Kota Serang, Banten.

Rencana perpanjangan rute ini akan dilakukan paling cepat 2020. 

"Tahun depan rencana elektrifikasi sampai Serang, jadi dari Rangkasbitung hingga Serang sudah bisa naik KRL," kata Deputi EVP PT KAI Daop 1 Jakarta, Sofyan Hasan, di Stasiun Walantaka, Kota Serang, Kamis (21/11/2019).

Baca juga: Perjalanan Kereta Ditambah Mulai Desember 2019, Selang Waktu Tiba KRL Bekasi pada Jam Sibuk 11 Menit


Sofyan mengatakan, KRL diperpanjang hingga ke Serang lantaran melihat potensi penumpang yang tinggi.

Saat ini saja, kereta lokal Rangkasbitung-Merak setiap harinya mengangkat sekitar 8.000 penumpang.

Jika realisasi berjalan sesuai rencana, maka pada akhir tahun 2020 warga Serang dan sekitarnya sudah bisa menikmati KRL.

Untuk instalasi elektrifikasi, kata Sofyan, akan memakan waktu sekitar enam bulan. 

Nantinya, KRL di lintas Rangkasbitung-Serang akan berjalan di satu rel saja, seiring dibangunnya proyek double track hingga ke Merak.

Diketahui, hingga saat ini, untuk rute KRL ke barat sudah sampai ke Stasiun Rangkasbitung yang menjadi rute terpanjang sejauh 72,7 kilometer.

Baca juga: 4 Fakta Tawuran di Manggarai, Perjalanan KRL Terhambat hingga Seorang Polisi Terluka

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X