Besok, Penyuap Bupati Muara Enim Jalani Sidang Perdana di Palembang

Kompas.com - 19/11/2019, 20:42 WIB
Penyidik KPK melakukan penggeledahan kantor PT Enra Sari yang berada di Jalan Gajah Mada Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (4/9/2019). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAPenyidik KPK melakukan penggeledahan kantor PT Enra Sari yang berada di Jalan Gajah Mada Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (4/9/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Robi Okta Fahlevi, tersangka kasus suap proyek pembangunan jalan yang menjerat Bupati Muara Enim Ahmad Yani akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, besok, Rabu (20/11/2019).

Sidang tersebut dilakukan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas ke Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, beberapa waktu lalu.

Juru Bicara Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Hotnar Simarmata menjelaskan, mereka telah menunjuk majelis hakim untuk menjalani sidang tersebut.

Baca juga: Tersangka Penyuap Bupati Muara Enim Segera Disidang

Ketua Majelis Hakim yang ditunjuk adalah Bonbongan Silaban selaku ketua Pengadilan Negeri Kelas 1 A Palembang. Kemudian, dua hakim anggota, yakni Abu Hanafiah dan Junaidah.

"Sidang besok terbuka untuk umum. Siapa pun boleh hadir. Tapi diharapkan tertib," kata Hotnar, Selasa (19/11/2019).

Hotnar mengungkapkan, seluruh hasil perkembangan sidang nantinya dapat diakses oleh masyarakat melalui web resmi Pengadilan Negeri Palembang.

"Jadi, masyarakat juga bisa memonitor, bagaimana perkembangan sidang," ujarnya.

Diketahui, penyidik KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Muara Enim Ahmad Yani dan Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK Dinas PUPR, Elfin Muhtar lantaran diduga telah menerima suap dari tersangka Robi pada Senin (2/9/2019) lalu.

Baca juga: Bupati Muara Enim Terjerat Kasus Suap, 16 Paket Proyek Dievaluasi

Setelah diperiksa penyidik KPK, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka suap sebanyak 16 proyek peningkatan dan pembangunan jalan di Kabupaten Muara Enim.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Regional
Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X