Terduga Teroris yang Ditangkap di Toko Kelontong Terkait Bom di Polrestabes Medan

Kompas.com - 19/11/2019, 13:36 WIB
Ilustrasi Densus 88 PERSDA NETWORK/BINA HARNANSIlustrasi Densus 88

SURABAYA, KOMPAS.com - ADM, terduga teroris yang diamankan tim Densus 88 Polri saat berbelanja di toko kelontong wilayah Kabupaten Pasuruan, Senin (18/11/2019), disebut terkait aksi terorisme di Markas Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) lalu.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera membenarkan penangkapan ADM di Pasuruan, Senin pagi kemarin.

"Betul ada penangkapan. Pengembangan kasus Medan," kata Barung, singkat saat dikonfirmasi, Selasa (19/11/2019).


Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Saat Belanja di Toko Kelontong

Informasi yang dihimpun dari Markas Polda Jatim, ADM diamankan saat berbelanja di toko kelontong usai mengantar anaknya bersekolah.

ADM diamankan pukul 08.00 WIB, di sebuah toko kelontong di Kelurahan Pagak, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

2 anak dan istrinya ikut diamankan di Mapolres Paauruan saat itu. Keberadaan ADM, kata Barung, sudah dipantau oleh tim Densus 88.

Sebelum diamankan di toko kelontong, yang bersangkutan sempat mengantar kedua anaknya bersekolah di wilayah Kecamatan Bangil dan Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Usai mengamankan ADM di Mapolres Pasuruan Senin pagi, tim Densus 88 pada Senin siang melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris di Jalan Plaosan Kelurahan Kersikan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Tim Densus disebut mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah ADM.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Solo

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019) kemarin menyebut Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri total menangkap 46 terduga teroris setelah serangan bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019) lalu.

Para terduga teroris diamankan dari sejumlah tempat, antara lain, di Banten, Densus menangkap empat terduga teroris.

Kemudian, tiga orang ditangkap di Jakarta. Lalu, sebanyak sembilan orang diamankan di Jawa Tengah, enam orang di Jawa Barat, dan 1 orang di Kalimantan Timur. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Regional
Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Regional
Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Regional
Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Regional
Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Regional
Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Regional
2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X