Pelempar Sperma Ngaku sebagai Begal Payudara, Hukumannya Terancam Ditambah 10 Tahun Penjara

Kompas.com - 19/11/2019, 11:18 WIB
Pelaku pelempar sperma ke wanita di Kota Tasikmalaya berhasil ditangkap Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Senin (18/11/2019). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAPelaku pelempar sperma ke wanita di Kota Tasikmalaya berhasil ditangkap Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Senin (18/11/2019).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - SN (25), pelaku teror pelempar sperma di Kota Tasikmalaya  juga mengaku sebagai begal payudara gadis belia.

Warga Cieunteung, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, tersebut pun terancam dijerat Pasal 36 UU Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 281 KUHP dengan kurungan 10 tahun penjara.

Dengan kasus lempar sperma, pelaku telah dijerat Pasal 281 KUHP tentang melanggar kesusilaan di depan orang lain denan ancaman kurungan 2 tahun 8 bulan penjara.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro menyebutkan, berdasarkan hasil penyelidikan secara maraton akhirnya pelaku mengakui kejahatan asusila yang dilakukannya selama ini.

Baca juga: Pelaku Pelempar Sperma ke Perempuan Terancam 2 Tahun 8 Bulan Penjara

"Pelaku bisa kena pasal berlapis, karena selain mengakui perbuatannya tentang pelemparan sperma, juga ada dugaan kejahatan pornografi," kata Dadang, kepada Kompas.com, melalui pesan WhatsApp, Selasa (19/11/2019).

Pelaku kerap melancarkan aksinya dengan sepeda bermotor saat menjadi begal payudara di jalanan.

Pelaku memepet motor korban yang rata-rata gadis belia dan langsung meraba ke arah payudara korban.

Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dengan cara melaju kencang meninggalkan motor korban.

"Ya, sama dengan aksinya melempar spermanya, aksinya ini pun memakai motor," tambah dia.

Diberitakan sebelumnya, pelempar sperma yang meneror perempuan diduga merupakan pelaku "begal" payudara di wilayah Kota Tasikmalaya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X