KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Ganjar Pranowo Siapkan Wisata Investasi untuk Calon Investor

Kompas.com - 14/11/2019, 16:17 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. DOK. Pemprov JatengGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

KOMPAS.com – Untuk mendorong masuknya investasi, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyiapkan wisata investasi untuk calon investor.

“Kami siapkan piknik, kuliner sambil melihat potensi-potensi investasi dan tempat wisata di Jawa Tengah. Pasti asik,” kata Ganjar seperti dalam keterangan tertulisnya Kamis (14/11/2019), saat menghadiri forum investasi bertajuk Central Java Investmen Business Forum (CJIBF) di Jakarta baru-baru ini.

Selain wisata investasi, pelayanan terpadu satu pintu yang cepat juga menjadi insentif dan fasilitas yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng kepada calon investor.

Menurut Ganjar, saat ini Jateng sedang menjadi primadona investasi dari berbagai negara. Hal tersebut karena Jateng memiliki iklim investasi yang tenang, kemajuan pembangunan infrastruktur, dan kondisi sosial masyarakat yang membuat daya saing investasi Jateng kian membaik.

Baca juga: Kode Keras Jokowi agar Pemerintah Daerah Permudah Investasi...

“Orang Jateng itu menarik. Sopan, orangnya sederhana, rajin, dan mudah menerima perubahan atau adaptif. Inilah yang menjadi salah satu faktor kenapa kita jadi favorit investor,” kata Ganjar.

Realisasi investasi Jateng

Banyaknya kemudahan yang diberikan Pemprov Jateng membuat Jateng menjadi sasaran para investor. Terbukti pada triwulan I hingga III tahun 2019, Provinsi Jateng telah mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp 47,24 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng Ratna Kawuri mengatakan, dari jumlah tersebut, penanaman modal asing (PMA) mendominasi dengan total Rp 32,27 triliun.

Sementara itu, penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada triwulan III tahun 2019 mencapai Rp 14,97 triliun.

“Persentase capaian realisasi investasi sampai saat ini sudah mencapai 99,6 persen,” kata Ratna, Kamis (14/11/2019).

Baca juga: Mahfud MD: Investasi Terhambat Aturan Hukum yang Berbeda-Beda

Ratna menambahkan, tingginya investasi dan persebaran perusahaan yang merata di Jawa Tengah membuat angka pengangguran di Jawa Tengah menurun.

Hingga triwulan I-III tahun 2019, sebanyak 71.639 pengangguran berhasil diserap bekerja di sejumlah perusahaan.

“Untuk sektor industri, mayoritas bergerak pada bidang usaha listrik, gas, dan air. Selain itu ada pula industri barang dari kulit dan alas kaki, tekstil, industri kendaraan bermotor, makanan, properti, dan lain sebagainya,” kata Ratna.

Dengan capaian tersebut, Ratna optimis target pertumbuhan ekonomi Jateng sebesar 7 persen dapat tercapai dengan mengandalkan sektor investasi.

“Sebab Jateng memiliki semuanya, mulai infrastuktur, ketersediaan lahan, tenaga kerja mumpumi, serta komitmen untuk memberikan kemudahan serta pro investasi,” kata Ratna.

Baca juga: Ini Dia, Enam Kluster Wisata Jateng

Terkait tenaga kerja, Ganjar menyebut Jateng sedang menghadapi bonus demografi sehingga investor tak perlu takut kehabisan sumber daya manusia (SDM).

Terlebih lagi, Jateng memiliki 378 perguruan tinggi dan 1.588 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang siap kerja.

“Bahkan, kalau bapak ibu menghendaki ada kultur khusus di pendidikan kita untuk mendukung industri bapak ibu, kita akan siapkan,” kata Ganjar.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.