APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Kompas.com - 13/11/2019, 22:49 WIB
Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang Kusriyanto menandatangani persetujuan APBD Jateng 2020. ANTARA/HO-Setda Provinsi JatengKetua DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang Kusriyanto menandatangani persetujuan APBD Jateng 2020.

KOMPAS.com - APBD Jawa Tengah (Jateng) senilai Rp 28,3 triliun disahkan DPRD Jawa Tengah bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Selasa (12/11/2019).

Sebelumnya, Pemprov Jateng mengusulkan pada RAPBD Jateng 2020 sebesar Rp 28,77 triliun.

Anggaran tersebut diprioritaskan untuk penanggulangan kemiskinan, fasilitas dasar, serta peningkatan sumber daya manusia (SDM).

"Badan Anggaran berpendapat bahwa Raperda tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2020 dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah," kata Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto saat dalam memimpin rapat paripurna di DPRD Jateng.

Baca juga: Begini Cara Ganjar Cegah Anggaran Nakal Saat Pembahasan RAPBD Jateng

Bambang mengatakan, Banggar DPRD Jateng menerima dan menyetujui APBD Jateng dengan penggeseran maupun rasionalisasi/penyelarasan untuk mendukung kegiatan pembangunan di segala bidang.

Rasionalisasi dilakukan di sejumlah instansi setelah dilakukan rapat dengan komisi-komisi DPRD Jateng dengan jumlahnya sebesar Rp 298,6 miliar.

Rinciannya masing-masing, Komisi A rasionalisasi anggaran Rp 7,4 milliar, Komisi B Rp 4,5 miliar, Komisi C Rp154,8 miliar, Komisi D Rp17 miliar, dan Komisi E Rp114,7 miliar.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Jateng mengusulkan RAPBD Jateng 2020 sebesar Rp 28,7 triliun atau naik Rp 2,1 triliun dari APBD tahun lalu yaitu sebesar Rp 26,6 triliun.

Baca juga: Jateng Ajukan RAPBD 2020 Sebesar Rp 28,7 Triliun

Kenaikan tersebut terdapat pada pos-pos anggaran yang terkait dengan fasilitas dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, permukiman, dan infrastruktur.

Sejumlah kenaikan anggaran dilakukan sebagai upaya meningkatkan ekonomi makro Jateng.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X