Peringati HKN, Ada "Screening" Talasemia Gratis di Banda Aceh

Kompas.com - 12/11/2019, 16:45 WIB
Seorang anak tengah diambil sample darahnya untuk diperiksa (screening) apakah membawa sifat tahalssemia atau tidak. Kegiatan sreening yhalassemia ini diberikan gratis bagi 100 keluarga thalassemia di Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada Selasa (12/11/2019).Sebanyak 650 penyandang thakassemia teregistrasi di RSU Zainal Abidin Banda Aceh, dan angka ini meningkat tinggi dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 500 anak, ***** KOMPAS.COM/DASPRIANI Y. ZAMZAMISeorang anak tengah diambil sample darahnya untuk diperiksa (screening) apakah membawa sifat tahalssemia atau tidak. Kegiatan sreening yhalassemia ini diberikan gratis bagi 100 keluarga thalassemia di Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada Selasa (12/11/2019).Sebanyak 650 penyandang thakassemia teregistrasi di RSU Zainal Abidin Banda Aceh, dan angka ini meningkat tinggi dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 500 anak, *****

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Nasrullah (45) sudah tiba di Gedung Anjong Mon Mata Banda Aceh, pada Selasa (12/11/2019) pagi.

Dia sengaja bergegas hadir dan tak masuk kerja untuk sehari ini.

“Mau ikut screening talasemia” ujar Nasrullah dengan bersemangat.

Bagi Nasrullah, screening ini menjadi penting untuk anak perempuannya yang berusia 7 tahun.


Pasalnya, sang kakak dari anak perempuan itu adalah seorang penyintas talasemia, penyakit kelainan darah turunan yang ditandai oleh adanya sel darah merah yang abnormal.

Dengan demikian, menjadi perlu bagi Nasrullah untuk mengetahui kondisi anaknya yang lain.

“Selama ini memang kondisinya baik, tidak menunjukkan ciri seperti abangnya. Tapi saya perlu tahu, apakah ia juga membawa sifat (talasemia), sehingga bisa benar-benar menjaganya hingga dewasa nanti,” kata Nasrullah.

Baca juga: Kisah Dhona Rifana, Penyintas dan Guru Talasemia

Memperingati Hari Kesehatan Nasional ( HKN) yang diperingati setiap 12 November, Yayasan Darah untuk Aceh (YDUA) memberi kesempatan screening gratis bagi 100 keluarga penyintas talasemia di Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

Pemeriksaan ini didukung dan dilakukan oleh Laboratorium Klinik Prodia Cabang Banda Aceh.

YDUA sendiri adalah lembaga yang berkonsentrasi mendampingi para penderita talasemia di Aceh sejak 2012 lalu.

“Kami senang sekali bisa melakukan screening tahun ini dan bertujuan untuk terus meminimalisasi lahirnya thaller-theller baru di Aceh. YDUA bercita-cita ingin menciptakan kondisi zero talasemia di Aceh,” kata Nurjannah Husien, Founder YDUA.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Dekat Permukiman Warga di Riau

Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Dekat Permukiman Warga di Riau

Regional
4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

4 Fakta Tewasnya Buruh Bangunan di Tangan Mandor

Regional
Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Gibran Daftar Calon Wali Kota di Pilkada Solo 2020 Lewat DPD PDI-P Jateng Hari Terakhir

Regional
Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Hari Pertama Pendaftaran, Gibran Masih Belum Mendaftar di DPD PDI-P Jateng

Regional
Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Fakta di Balik Longboat Terbalik, 1 TNI Hilang hingga Tim Gabungan Diterjunkan

Regional
Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Malu Dicap Keluarga Miskin, 18 KK Penerima PKH di Gresik Mundur

Regional
Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Kasus Mandor Bunuh Buruh Bangunan, Pelaku Merasa Berdosa dan Serahkan Diri

Regional
Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Puluhan Rumah Warga Dompu Rusak Disapu Angin Kencang

Regional
Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Korban Penipuan Arisan Online hingga Rp 10 Miliar Diduga Tak Cuma di Makassar

Regional
Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Diduga Perkosa Nenek 87 Tahun hingga Pingsan, Seorang Kakek Ditahan Polisi

Regional
Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Ini Alasan Penumpang AirAsia di Bandara YIA yang Bercanda Bawa Bom

Regional
BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

BJ Habibie Terima ICMI Award sebagai Bapak Teknologi dan Demokrasi Indonesia

Regional
3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

3 Tahun Menghilang, Buronan Kasus Korupsi Ini Ternyata Menikah Lagi

Regional
Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf: Ironis, Indonesia Masih Jadi Konsumen Produk Halal Terbesar di Dunia

Regional
Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Kulon Progo Sita Kas Desa Banguncipto

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X