Viral "Driver" Ojol Dipukul Petugas Dishub di Makassar, Ini Kronologinya

Kompas.com - 11/11/2019, 17:45 WIB
Petugas Dinas Perhubungan Kota Makassar yang terlibat keributan dengan Pengemudi Ojek Online di Jalan Penghibur Makassar, Sabtu (9/11/2019) malam. KOMPAS.COM/HIMAWANPetugas Dinas Perhubungan Kota Makassar yang terlibat keributan dengan Pengemudi Ojek Online di Jalan Penghibur Makassar, Sabtu (9/11/2019) malam.

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang petugas Dinas Perhubungan memukul driver ojek online di Makassar menjadi viral setelah tersebar di media sosial Facebook. 

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, peristiwa tersebut terjadi di sekitar Jalan Penghibur di depan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (9/11/2019) malam. 

Kasi Humas Polsek Ujung Pandang Bripka Suwandhi yang dikonfirmasi mengatakan, keributan itu bermula dari kesalahpahaman saat driver ojol yang bernama Alvino meminta izin kepada petugas Dishub untuk parkir di depan restoran jalan tersebut. 

"Kesalahpahaman itu terjadi di depan Es Teler 77 sehingga terjadi pemukulan yang hampir mengakibatkan bentrok antara ojol dengan Dishub Kota Makassar," ucap Suwandhi, Senin (11/11/2019).

Baca juga: Viral Video Kapolsek Bersimpuh di Hadapan Massa yang Bawa Golok

Suwandhi mengatakan, dari permintaan driver ojol itu, petugas Dishub melarang untuk memarkir motor di area Jalan Penghibur. 

Menurut Suwandhi, petugas Dishub mengeluarkan kata-kata kotor saat melarang hingga pengemudi ojol yang dipukul sempat menanyakan alasan berbicara begitu. 

"Namun, Dishub membalas dengan memukul helm korban dan teman Dishub yang ada sekitar lokasi merapat juga sehingga terjadi pemukulan," terang Suwandhi.

Baca juga: Viral Video Jambret Mobil Kabur Lewat Busway, Polisi Minta Korban Melapor

Peristiwa ini sempat menjadi pusat perhatian para pengendara yang melintas di jalan ini.

Gesekan antara ojol dan Dishub mereda setelah pihak kepolisian datang mengamankan kedua belah pihak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu RI Catat Ada 83 Kampanye Pilkada Serentak 2020 Dibubarkan

Bawaslu RI Catat Ada 83 Kampanye Pilkada Serentak 2020 Dibubarkan

Regional
Besaran Kekayaan Kandidat Pilkada Karawang 2020: Aep Syaepuloh Rp 391,7 M, Adly Fairuz Rp 8,5 M

Besaran Kekayaan Kandidat Pilkada Karawang 2020: Aep Syaepuloh Rp 391,7 M, Adly Fairuz Rp 8,5 M

Regional
Lolos Program Kartu Prakerja, Penyintas Covid-19: Itu Berkah Selama Karantina Mandiri...

Lolos Program Kartu Prakerja, Penyintas Covid-19: Itu Berkah Selama Karantina Mandiri...

Regional
Kasus Foto Calon Petahana Pilkada PALI di Bungkusan Bantuan Dilimpahkan ke Bawaslu Sumsel

Kasus Foto Calon Petahana Pilkada PALI di Bungkusan Bantuan Dilimpahkan ke Bawaslu Sumsel

Regional
Ada Libur Panjang, Ridwan Kamil Minta TNI Polri Perbanyak Patroli di Objek Wisata dan Penginapan

Ada Libur Panjang, Ridwan Kamil Minta TNI Polri Perbanyak Patroli di Objek Wisata dan Penginapan

Regional
Demi Bertahan di Masa Pandemi, 2 Ibu Ini Gendong 18 Kg Ubi untuk Dijual Keliling, Kadang Tak Laku

Demi Bertahan di Masa Pandemi, 2 Ibu Ini Gendong 18 Kg Ubi untuk Dijual Keliling, Kadang Tak Laku

Regional
Diguyur Hujan Seharian, Atap IGD RSUD Ciamis Ambruk, Sekuriti Jadi Korban

Diguyur Hujan Seharian, Atap IGD RSUD Ciamis Ambruk, Sekuriti Jadi Korban

Regional
Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sebanyak 1.620 Relawan Sudah Dapat Suntikan Pertama

Update Uji Klinis Vaksin Covid-19, Sebanyak 1.620 Relawan Sudah Dapat Suntikan Pertama

Regional
Bupati Blora hingga Calon Wali Kota Petahana Semarang Menyanyi Tanpa Masker, Ini Kata Ganjar

Bupati Blora hingga Calon Wali Kota Petahana Semarang Menyanyi Tanpa Masker, Ini Kata Ganjar

Regional
Nias Tak Lagi Diisolasi gegara Covid-19, Pengunjung Cukup Pakai 'Rapid Test' Nonreaktif

Nias Tak Lagi Diisolasi gegara Covid-19, Pengunjung Cukup Pakai "Rapid Test" Nonreaktif

Regional
Sekda DIY Harap Pembayaran Ganti Rugi Tol Yogya-Solo Berjalan Lancar

Sekda DIY Harap Pembayaran Ganti Rugi Tol Yogya-Solo Berjalan Lancar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Subsidi Gaji Gelombang Kedua Disalurkan Sebelum November | Pembunuh Bocah 9 Tahun Itu Tewas di Tahanan

[POPULER NUSANTARA] Subsidi Gaji Gelombang Kedua Disalurkan Sebelum November | Pembunuh Bocah 9 Tahun Itu Tewas di Tahanan

Regional
Diyakini Meninggal jika Disatukan, Kembar Trena Treni Dititipkan Sejak Bayi, Terpisah Selama 20 Tahun

Diyakini Meninggal jika Disatukan, Kembar Trena Treni Dititipkan Sejak Bayi, Terpisah Selama 20 Tahun

Regional
Sekelompok Pemuda di Baubau Serang Warga Pakai Sajam, 8 Ditangkap

Sekelompok Pemuda di Baubau Serang Warga Pakai Sajam, 8 Ditangkap

Regional
Kisah Penyintas Covid-19 Dikucilkan, Jalan Depan Rumah Diblokade, Jadi Pukulan Telak Saat Isolasi Mandiri

Kisah Penyintas Covid-19 Dikucilkan, Jalan Depan Rumah Diblokade, Jadi Pukulan Telak Saat Isolasi Mandiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X