KILAS DAERAH

Tahun 2020, Jabar Targetkan Pengembangan 10 Objek Wisata Perdesaan

Kompas.com - 08/11/2019, 18:02 WIB
DOK. Humas Pemprov Jawa Barat

KOMPAS.com – Wakil Gubernur Jawa Barat ( Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, pihaknya telah melakukan survei terhadap 11 titik lokasi di perdesaan Jabar.

Hasil survei tersebut meyakinkan Pemerintah Jabar untuk mengembangkan 10 objek wisata perdesaan pada 2020.

“Di perdesaan kami dukung ( objek wisata) dengan sarana dasar. Kebanyakan jalan menuju objek wisata yang minta diperhatikan,” kata Uu, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Pengembangan objek wisata perdesaan merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Jabar untuk memeratakan pembangunan, meningkatkan laju perekonomian, dan menggali potensi wisata.

Saat meninjau objek wisata Alam Pasir Langlang di Kabupaten Purwakarta, Uu juga mengatakan, kekayaan, keragaman produk lokal, serta ciri khas jati diri masyarakat Jabar akan menjadi prioritas untuk digali dan dimunculkan.

Baca juga: Program Bus Wisata Jabar Mulai Digandrungi Warga

Atas dipilihnya sektor wisata untuk dikembangkan, Uu memiliki alasan tersendiri.

“Sebab pariwisata memberikan multiplier effect, dipicu aktivitas wisata akan memacu timbulnya kegiatan ekonomi lain,” kata Uus, di Desa Pusakamulya Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta, Jumat (8/11/2019).

Dalam mengembangkan wisata, promosi juga merupakan salah satu faktor yang penting. J

abar pun melakukan beberapa event sebagai sarana promosi, seperti West Java Festival 2019 yang bertepatan dengan peluncuran aplikasi informasi lokasi wisata di Jabar bernama Smiling West Java.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X