Polisi Ungkap Peredaran Sabu 1,3 Kilogram Asal Medan di Makassar

Kompas.com - 06/11/2019, 15:34 WIB
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo saat memperlihatkan sabu dalam kemasan yang siap diedarkan di Makassar, Rabu (6/11/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANKapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo saat memperlihatkan sabu dalam kemasan yang siap diedarkan di Makassar, Rabu (6/11/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebanyak 4 pria yang tergabung dalam sindikat peredaran narkoba di Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap Tim Ubur-Ubur Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar.

Mereka ditangkap saat hendak mengedarkan narkoba jenis sabu dan tembakau sintetis gorila seberat 1,3 kilogram. 

Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, keempat pria yang ditangkap yakni AL (22) dan AF (19) yang merupakan kurir.

Kemudian, AC (20) dan AV (20) yang menjadi bandar dalam sindikat ini.

Wahyu mengatakan, narkoba jenis sabu ini berasal dari Medan, Sumatera Utara, yang dikirim melalui jasa pengiriman barang.

"Jadi ini hasil pengungkapan narkoba yang berhasil kita ungkap dalam seminggu ini yang akan beredar di Makassar. Barang ini dikirim lewat pengiriman kilat (JNT) asal Medan," kata Wahyu saat menggelar konferensi pers di Aula Polrestabes Makassar, Rabu (6/11/2019).

Baca juga: Kurir Sabu Seberat 1,3 Kilogram Ditangkap di Denpasar

Wahyu mengatakan, pengungkapan sabu ini berawal dari penangkapan AL dan AF yang saat itu kedapatan membawa sabu seberat 80 gram di Jalan Kakaktua, Kecamatan Mariso, Makassar, pada Sabtu malam.

Dari hasil penangkapan itu, polisi kemudian mengembangkan kasusnya dan akhirnya menangkap AC dan AV di sebuah indekos di Jalan Kakaktua 2 yang jaraknya tak jauh dari penangkapan kurir narkoba itu.

"Hasil pengembangan di salah satu kamar kos di wilayah Kakaktua juga tidak jauh dari lokasi awal penangkapan di jalan, itu kita mendapatkan sebanyak 1,2 kilogram juga ada tembakau sintetis gorila," kata Wahyu.

Wahyu mengatakan bahwa keempat pria yang diamankan ini mengaku baru pertama kali mengedarkan narkoba dalam jumlah yang cukup besar.

Polisi masih melakukan pengembangan, termasuk menyelidiki dugaan keterlibatan pihak jasa pengiriman yang memudahkan pengiriman sabu dari Medan menuju Makassar.

"Keterlibatan-keterlibatan lain masih kami dalami. Jadi tidak menutup kemungkinan masih bisa bertambah. Tapi untuk saat ini yang bisa kita lakukan 1,3 kilogram ini," ujar Wahyu.

Baca juga: Ibu yang Memasukkan Bayi ke Mesin Cuci Sembunyikan Kehamilan Selama Bekerja

Baca juga: Siswi Kelas V SD di Makassar Nekat Mencuri Ponsel, Alasannya Bikin Korban Iba

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X