Satu Terdakwa Pembunuh dan Pembakar Pria Berkaus "Polisi" di Mojokerto Divonis Mati

Kompas.com - 04/11/2019, 17:57 WIB
Suasana sidang kasus pembunuhan yang menyeret dua terdakwa pembunuh dan pembakar mayat di Pengadilan Negeri Mojokerto, Senin (4/11/2019) KOMPAS.COM/HANDOUTSuasana sidang kasus pembunuhan yang menyeret dua terdakwa pembunuh dan pembakar mayat di Pengadilan Negeri Mojokerto, Senin (4/11/2019)

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Satu dari dua terdakwa kasus pembunuhan seorang pria yang jenazahnya ditemukan dalam kondisi terbakar di ladang kayu putih di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, divonis hukuman mati.

Terdakwa yang divonis bersalah dan dijatuhi hukuman mati itu adalah Priyono (38), warga Desa Kejagan, Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Vonis tersebut diputuskan majelis hakim Pengadilan Negeri Mojokerto dalam sidang yang digelar pada Senin (4/11/2019) pagi.

Baca juga: Terdakwa Pembunuh dan Pembakar Pria Berkaos Polisi Dituntut Hukuman Mati

Humas Pengadilan Negeri Mojokerto Erhammudin mengatakan, selain menjatuhkan pidana hukuman mati, hakim juga menjatuhkan hukuman penjara selama 20 tahun kepada satu terdakwa lainnya.

Terdakwa yang diputus bersalah dan dihukum 20 tahun penjara adalah Dantok Narianto (36), warga Desa Tambakagung, Puri, Mojokerto.

Kedua terdakwa terbukti bersalah telah melakukan pembunuhan terhadap Eko Yuswanto (32).

Korban yang dibunuh dan mayatnya dibakar oleh kedua terdakwa adalah pengusaha rongsokan asal Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Erhammudin menjelaskan, Priyono dan Dantok terbukti melanggar semua pasal yang didakwakan.

Adapun faktor yang memperberat hukuman keduanya yaitu, mereka juga terbukti berusaha menghilangkan jejak pembunuhan dengan membakar mayat korban.

"Terbukti bersalah berdasarkan dakwaan kumulatif.  Kesatu, primair Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 dan kedua, Pasal 188 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 KUHP," kata Erhammudin, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin.

Vonis hukuman mati terhadap Priono sesuai dengan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Namun, hukuman yang diterima Dantok jauh lebih ringan dari tuntutan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X