Para Tersangka Karhutla Sumsel Dibawa ke Pengadilan Tanpa Penangguhan dan SP3

Kompas.com - 30/10/2019, 21:51 WIB
Direskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Zulkarnain. KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGDireskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Zulkarnain.

KAYUAGUNG, KOMPAS.com - Polda Sumsel menetapkan 32 orang tersangka termasuk 1 tersangka korporasi dalam kasus kebakaran lahan di Sumatera Selatan hingga saat ini. 

Ke-32 tersangka dan 1 tersangka korporasi itu terbagi dalam 28 laporan polisi (LP) perorangan dan 1  LP koorperasi.

Direktur Reserse dan Kriminal Khsusus (Direskrimsus) Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Zulkarnain mengatakan, untuk penanganan kasus karhutla di Sumsel, polisi berkomitmen untuk membawa ke-32 tersangka plus 1 tersangka koorperasi ke pengadilan.

“Untuk ke-32 tersangka dan 1 tersangka koorperasi itu sudah ditahan dan tidak akan ada penangguhan penahanan dan SP3 dalam proses hukumnya," jelas Muhammad Zulkarnain, Selasa (29/10/2019).

Baca juga: Karhutla Belum Padam, Kabut Asap Masih Selimuti Sumsel, Satgas Gabungan Ditambah 854 Personel

Ingin ada efek jera

"Oleh karena itu penyidik punya kewajiban untuk menuntaskan perkara ini jika sudah menetapkan jadi tersangka. Hal itu untuk memberi efek jera kepada tersangka.” 

Muhammad Zulkarnain menambahkan, ke-32 tersangka itu tersebar di 6 kabupaten. 

Yakni masing-masing Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir,  Banyuasin, Muaraenim, Musi Banyuasin dan Kabupaten OKU.

“Sedang untuk korporasi yang jadi tersangka ada di Muara Medak Musi Banyuasin,” jelasnya. 

Buru tersangka korporasi lain 

Dijelaskan oleh Muhammad Zulkarnain, saat ini pihak Polda Sumsel sedang bekerja sama sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menentukan perusahaan mana lagi yang akan diproses.   

“Nanti kita akan gelar bersama,” ungkapnya.

Baca juga: Polisi Tetapkan 17 Perusahaan dan 345 Orang Tersangka Terkait Karhutla

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Pemerintah Butuh 65.000 Tenaga Kerja untuk Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW

Regional
Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Lowongan PPK Pilkada Jember 2020 Diminati Milenial, Dibutuhkan 155 yang Daftar 1.041

Regional
4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

4 Kasus Bocah Digigit Ular, Meniru Tayangan Youtube hingga Bekas Gigitan Ditutup Plester

Regional
Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Ikan Paus Sepanjang 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove, Warga Kesulitan Evakuasi

Regional
Pelindo Bantah Kapalnya 'Kencing' di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Pelindo Bantah Kapalnya "Kencing" di Laut dan Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

[POPULER NUSANTARA] Cerita Bupati Pelalawan Gendong Jenazah Anaknya | Rambut Sukiyah Jadi Sarang Tikus

Regional
Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Selain 8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Kakak Beradik Dicaci Maki di Depan Umum, Uang Sekolah Tak Dibayar

Regional
Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Sempat Dikira Terjangkit Virus Corona, Pasien RSUP Adam Malik Ternyata hanya Flu Biasa

Regional
Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Viral Kerajaan Kandang Wesi, Kepala Kesbangpolinmas: Tidak Ada Kerajaan di Garut

Regional
Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Cerita Istri Bacok Suami di Probolinggo, Ketahuan Selingkuh hingga Takut Akan Dibunuh

Regional
Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Hati-hati Jika Melihat Ular Weling, Jika Digigit Belum Ada Anti Bisanya

Regional
Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Empat Pelajar SMP di Cianjur Jatuh ke Jurang, Satu Tewas

Regional
5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

5 Fakta Jenderal Polisi Gadungan yang Mengaku Bisa Luluskan ke Akpol

Regional
Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Ini Alasan PAUD Tempat Penitipan Balita Tewas Tanpa Kepala di Samarinda Ditutup

Regional
Ma'ruf Amin Sebut Solusi Militer Tak Sepenuhnya Atasi Konflik, Malah Menyisakan Dendam

Ma'ruf Amin Sebut Solusi Militer Tak Sepenuhnya Atasi Konflik, Malah Menyisakan Dendam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X