Moratorium, Tak Ada Formasi Guru dalam CPNS 2019 di DIY

Kompas.com - 30/10/2019, 21:38 WIB
Ilustrasi PNS. KOMPAS.com/MASRIADIIlustrasi PNS.

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DIY tahun ini mendapatkan jatah formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 718 formasi.

Namun, dari jumlah tersebut, tidak ada formasi guru karena Pemerintah Provinsi DIY untuk tahun 2019 ini melakukan moratorium.

"Formasi di tahun 2019, Pemda DIY mendapat formasi 718," ujar Kasubdit Perencanaan dan Pengadaan Pegawai, BKD DIY Wahyu Widayat saat ditemui Kompas.com, Selasa (30/10/2019).

Baca juga: Provinsi Jawa Tengah Buka Lowongan CPNS untuk 1.409 Formasi

Wahyu menjelaskan, formasi 718  tersebut semuanya teknis. Formasi paling banyak adalah untuk tenaga kependidikan.

Namun, tenaga kependidikan ini bukan guru. Sebab, untuk Provinsi DIY CPNS tahun 2019 ini tidak ada formasi guru.

"Itu (718) semua teknis tidak ada yang guru, karena kami moratorium guru untuk tahun ini," ucapnya.

Baca juga: Pemprov Banten Buka 253 Lowongan CPNS 2019, Mayoritas Tenaga Guru

Moratorium ini untuk menata ulang guru. Sebab jam mengajar guru masih belum merata.

"Dari kemarin (2018) 500, kita masih tata ulang karena ada selain PNS kita punya non PNS kontrak guru. Ini masih ada yang kekurangan jam mengajar, ada yang kelebihan jam mengajar, jadi ini kita tata dulu," ujarnya.

Menurutnya, jika setelah dilakukan penataan dan dirasa masih kekurangan, maka akan dibuka kembali untuk formasi guru.

"Ya kalau dirasa masih kurang guru, kita akan usulkan tahun depannya," ujarnya.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

38 Orang di DPRD Jabar Positif Covid-19, Termasuk Anggota Dewan dan PNS

38 Orang di DPRD Jabar Positif Covid-19, Termasuk Anggota Dewan dan PNS

Regional
Lagi, Bangkai Penyu Ditemukan di Perairan Cilacap

Lagi, Bangkai Penyu Ditemukan di Perairan Cilacap

Regional
Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Regional
Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Regional
Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Regional
Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Regional
Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Regional
Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Regional
Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Regional
'Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan'

"Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan"

Regional
Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Regional
Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Regional
PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X