Berkelahi dengan Suami, Wanita Ini Lucuti Celananya di Depan Umum

Kompas.com - 30/10/2019, 14:56 WIB
Seorang wanita melucuti celananya di Jalan Sam Ratulangi Ambon setelah terlibat perkelahian dengan suaminya di kawasan tersebut, Rabu (30/10/2019) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYSeorang wanita melucuti celananya di Jalan Sam Ratulangi Ambon setelah terlibat perkelahian dengan suaminya di kawasan tersebut, Rabu (30/10/2019)

AMBON, KOMPAS.com -  Perkelahian suami istri menggegerkan warga di Jalan Sam Ratulangi, Ambon, Maluku, Rabu (30/10/2019) siang.

Suami istri ini berkelahi hingga keduanya terjatuh di emperan jalan. Situasi kian menghebohkan, setelah perempuan itu melucuti celananya di depan keramaian.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi kejadian, perkelahian itu terjadi saat pasangan pria yang sedang berada menunggu penumpang di jalan tersebut didatangi istrinya.

Saat itu, sang istri langsung mengamuk dan menghardik suaminya itu sehingga perkelahian pun tidak dapat dihindari.


Baca juga: Viral, Pengendara Motor Kabur Tinggalkan Istri karena Takut Ditilang

Perempuan itu menuduh suaminya berselingkuh. Warga yang menyaksikan kejadian itu kemudian mencoba untuk menengahi, namun gagal. Pertengkaran pun berujung perkelahian.

Suami meminta istrinya itu untuk membuka celana yang dipakai. Tanpa pikir panjang, perempuan itu langsung melucuti celananya di depan umum.

“Buka celanamu itu, dasar gila, kamu itu sudah gila,” kata pria tersebut.

Setelah meluciti celananya itu, wanita tersebut langsung menyerang suaminya dan memukulinya dengan celana yang ia pegang.

Sejumlah warga lalu meminta wanita itu untuk kembali memakai celananya.

“Caca pakai celana itu jua, ada orang banyak,” kata warga.

Sekitar 5 menit kemudian, wanita itu memakai celana lalu pergi meninggalkan suaminya di lokasi kejadian.

Baca juga: Ini Alasan Bripka Ralon Rela Jual Perhiasan Istri untuk Bangun Sekolah di Daerah Terpencil

Pantauan di lapangan, beberapa warga sempat mengabadikan aksi wanita tersebut dengan ponsel yang mereka pegang. Namun sebagian warga melarang mereka untuk mengabadikannya.

“Jangan direkam, jangan bikin video itu bisa jadi viral,” kata warga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X