24 Penyu di Sanur Bali Diduga Dicuri WNA, Polisi Periksa CCTV

Kompas.com - 29/10/2019, 21:52 WIB
Tukik atau anakan penyu di Konservasi Pantai Sindu, Denpasar, Bali, Selasa (22/10/2019). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINTukik atau anakan penyu di Konservasi Pantai Sindu, Denpasar, Bali, Selasa (22/10/2019).

DENPASAR, KOMPAS.com - Pihak Kepolisian Polsek Denpasar Selatan masih mendalami terkait dugaan warga negara asing (WNA) yang mencuri puluhan penyu di Konservasi Penyu Pantai Sindu, Sanur, Denpasar, Bali, Senin (21/10/2019) lalu.

Kepala Polsek Denpasar Selatan, Kompol

Nyoman Wirajaya mengatakan pihaknya menelusuri CCTV yang berada di kawasan Pantai Sindu dan daerah lain untuk mendapatkan petunjuk tambahan.

"Masih kita telusuri CCTV dan sesuaikan di daerah-daerah lain yang ada potensi dilewati atau dia (pelaku) datangi," kata Wirajaya, Selasa (29/10/2019).

Baca juga: Polisi Dalami Pencurian Belasan Penyu di Pantai Sindu, Bali

Wirajaya menambahkan sampai saat ini telah meminta keterangan dua korban yakni pengurus konservasi.

Terkait apakah memang benar pelakunya WNA, Wirajaya tak mau memastikannya karena belum terbukti.

"Saya tak mau menduga karena belum fakta. Saya belum bisa pastikan," katanya.

Baca juga: Pria Diduga WNA Terekam CCTV Mencuri 24 Penyu di Tempat Konservasi

24 penyu hilang, aksi pencuri terekam CCTV

Sebelumnya, dari laporan yang diterima pihak Kepolisian ada sekitar 24 ekor penyu yang hilang.

Dari jumlah tersebut, 15 ekor penyu ukuran dewasa mulai dari ukuran 45 cm hingga 10 cm. Kemudian 15 ekor berukuran 5 cm.

Jenisnya yakni penyu lekang, sisik, dan hijau.

Dari video CCTV diketahui ada seseorang yang memanjat pagar tempat konservasi setinggi 1,5 meter.

Ciri-cirinya yakni, memakai kaos warna hitam dan celana panjang jeans berwarna biru.

Baca juga: Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X