Viral Video Barrier di Tol Pandaan-Malang Bergerak Sendiri, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 29/10/2019, 17:02 WIB
Water barrier di Tol Pandaan-Malang yang bergerak sendiri karena tekanan angin Tangkapan layarWater barrier di Tol Pandaan-Malang yang bergerak sendiri karena tekanan angin

MALANG, KOMPAS.com – Sebuah video yang memperlihatkan pembatas jalan atau barrier bergerak sendiri di Jalan Tol Pandaan-Malang pada malam hari, viral di grup WhatsApp.

Video berdurasi 27 detik itu menampilkan pembatas jalan paling depan bergerak melintasi garis putih.

Sedangkan pembatas di urutan ketiga bergerak hingga ke tengah jalan. Pergerakan dua barrier itu hampir bersamaan.

Kondisi itu membuat kendaraan yang melintas di ruas tol berusaha menghidar.

Humas PT Jasamarga Pandaan Malang, Agus Tri Antyo mengatakan, peristiwa dalam video itu terjadi di sta 62-67 Tol Pandaan-Malang yang berlokasi di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Baca juga: Kisah Keluarga Migran Afghanistan Diselundupkan ke Austria Menggunakan Truk

Pembatas jalan bergerak karena tekanan angin kencang.

Agus mengatakan, ruas tol di daerah itu berupa lorong atau bukit yang digali. Sedangkan di sisi selatan terdapat lembah yang terbuka.

Konstruksi area itu dinilai dapat memicu tekanan angin yang mendorong barrier bergerak ke tengah.

“Kebetulan di sta 62-67 adalah bukit yang digali sehingga seperti lorong. Sedangkan di sisi selatan lembah terbuka sehingga angin dari lembah yang lumayan kuat ketika melewati lorong bisa semakin kuat,” ujar Agus saat dihubungi Kompas.com, Selasa (29/10/2019).

Dua barrier yang bergerak itu diketahui sedang tidak terisi air, sehingga bebannya menjadi ringan dan mudah untuk bergeser.

“Angin yang semakin kuat sehingga cukup kuat menggeser water barrier yang tidak terisi air,” ujar dia.

Baca juga: Kisah Keluarga Migran Afghanistan Diselundupkan ke Austria Menggunakan Truk

Agus mengatakan, water barrier itu diketahui sedang bocor. Pihaknya sudah mengisinya dengan air supaya beban barrier semakian berat dan tidak mudah bergeser.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X