0
Kilas Daerah Banyuwangi
KILAS DAERAH

Percepatan Pemerataan Pendidikan, Pemkab Banyuwangi Dorong Penggunaan Teknologi

Kompas.com - 28/10/2019, 20:37 WIB
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. Dok. Pemkab BanyuwangiBupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus melakukan pendekatan teknologi untuk mempercepat pemerataan pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM sesuai program Presiden Joko Widodo.

“Kami terus dorong penggunaan teknologi untuk memeratakan pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia ( SDM),” ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menurut keterangan tertulis.

Ia menyampaikan hal itu saat membuka program pembelajaran Kejar Paket B (setara SMP) dan Kejar Paket C (setara SMA), Senin (28/10/2019).

Baca juga: De Djawatan Banyuwangi, Bagai Masuk ke Hutan Lord of The Rings

Anas melanjutkan, apa yang disampaikannya sesuai spirit pemerintah pusat dengan keberadaan mantan CEO perusahaan berbasis teknologi, Nadiem Makarim sebagai menteri pendidikan.

Wujud nyata Pemkab Banyuwangi juga telah ditunjukkan melalui kolaborasi dengan perusahaan teknologi, Ruangguru.

Kolaborasi itu dilakukan dengan memfasilitasi pembelajaran online kepada ribuan pelajar di Banyuwangi yang dibiayai pemerintah daerah.

Fasilitasi emak-emak kejar paket B dan C

Tidak cukup sampai di situ, Pemkab Banyuwangi juga memfasilitasi emak-emak untuk Kejar Paket B dan C secara online. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kualitas SDM.

“Program belajar online ini memudahkan masyarakat yang ikut pembelajaran Kejar Paket tapi tidak bisa hadir di kelas,” kata Bupati Anas.

Ia melanjutkan, warga tidak harus meninggalkan pekerjaannya. Misal bekerja di pasar, mereka tetap bisa berjualan sekaligus belajar via online karena waktunya fleksibel.

Emak-emak Peserta Program Pembelajaran Kejar Paket B dan C.Dok. Pemkab Banyuwangi Emak-emak Peserta Program Pembelajaran Kejar Paket B dan C.

“Jangan kira bapak atau ibu-ibu yang telah berumur, yang karena satu hal tidak lanjut SMP/SMA, tidak perlu lagi belajar,” imbuh Anas.

Menurut dia dengan program ini, wawasan mereka akan bertambah. Wawasan itu akan menjadi bekal keseharian untuk membimbing anak-anaknya.

“Kan belajar harus sepanjang usia,” tambah Bupati Banyuwangi itu.

Pecahkan rekor MURI

Program Kejar Paket B dan C secara online ini sukses meraih rekor MURI karena diikuti sebanyak 2.150 warga belajar dari Pusat Kegiatan Belajar Mengajar se-Banyuwangi.

Mereka mengakses materi belajar dari aplikasi melalui gadget masing-masing. Aplikasi yang digunakan adalah seTara Daring dari Kementerian Pendidikan.

Mereka juga mendapat pelajaran mengenai cara mengakses aplikasi dan mengikuti materi belajar dari sana.

Baca juga: 5 Tips Berwisata ke De Djawatan Hutan Lord of The Rings di Banyuwangi

Pemkab Banyuwangi memang melibatkan ribuan peserta untuk mengikuti program ini. Tujuannya agar metode belajar secara online ini semakin dikenal masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Sulihtiyono mengatakan, setelah akhir pembelajaran, siswa akan mengikuti Ujian.

“Ujian Paket B untuk mendapat ijazah setara SMP atau Ujian Kejar Paket C untuk setara SMA,” imbuh dia.

Baca juga: Water Bombing Jadi Cara Efektif Padamkan Kebakaran Pegunungan Ijen

Sulihtiyono melanjutkan, kegiatan belajar mengajar tetap bisa terkontrol, meski dilakukan secara online.

“Tetap ada kuota jam belajar. Tetapi waktu belajarnya fleksibel. Target kami dengan pembelajaran secara online, bisa menjangkau 9000 siswa belajar,” kata dia.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Regional
Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Regional
Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
'Fun Bike' Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

"Fun Bike" Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

Regional
Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

Regional
Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

Regional
Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya