Kompas.com - 26/10/2019, 14:36 WIB
Petugas BKSDA melakukan upaya pemadaman di salahsatu titik kawasan Gunung Guntur yang terbakar. Pendakian ke Gunung Guntur pun ditutup sementara (Foto Dok KSDA) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGPetugas BKSDA melakukan upaya pemadaman di salahsatu titik kawasan Gunung Guntur yang terbakar. Pendakian ke Gunung Guntur pun ditutup sementara (Foto Dok KSDA)

GARUT, KOMPAS.com - Para pendaki yang hendak mendaki Gunung Guntur dalam waktu dekat tampaknya harus menunda rencana pendakian. Sebab, terhitung sejak Kamis (24/10/2019), pendakian ditutup sementara.

Kepala Seksi KSDA wilayah V Garut, Dody Arisandi membenarkan pendakian ke Gunung Guntur ditutup sementara. Sebab, proses pemadaman kebakaran hutan masih terus dilakukan.

"Belum tahu sampai kapan, karena petugas masih berupaya memadamkan api," jelas Dody kepada wartawan, Jumat (25/10/2019).

Baca juga: Kebakaran Hutan di Gunung Guntur Disengaja untuk Buka Lahan

Dody menyampaikan, kebakaran kali ini terjadi di kawasan sekitar puncak gunung sehingga sulit dipadamkan. Sementara, kebakaran sebelumnya terjadi di pinggir kawasan gunung dan mudah ditangani.

"Yang ini sulit, karena aksesnya untuk sampai ke puncak sulit," katanya.

Soal luasan kawasan yang terbakar, Dody mengaku belum bisa memastikan. Sebab, sampai saat ini petugas masih terus berupaya melakukan pemadaman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan menuturkan, penutupan pendakian ke Gunung Guntur dilakukan karena kebakaran dipandang bisa membahayakan pendaki.

"Sampai tadi malam masih ada api yang menyala, asapnya bisa membahayakan pendaki, angin besar juga membuat api mudah menyebar, bisa sampai tempat kemping," katanya.

Tubagus menyampaikan, penutupan tersebut dilakukan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Apalagi, sampai saat ini upaya pemadaman api masih terus dilakukan.

Selain di Gunung Guntur, Tubagus menyampaikan kebakaran hutan juga terjadi di beberapa gunung di Garut, antara lain Gunung Cikuray, Haruman, Putri dan Gunung Karacak.

Baca juga: Polisi: Kebakaran Hutan di Gunung Guntur Disengaja

 

Selain itu, ada juga tiga kawasan hutan yang terbakar di Kecamatan Pamulihan, Malangbong dan Banjarwangi.

“Untuk luasan hutan yang terbakar, kita belum bisa memastikan, karena petugas masih fokus pemadaman api,” katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X