Galang Dana Bangun Madrasah di Pakistan Secara Ilegal, 3 WNA Dideportasi

Kompas.com - 25/10/2019, 10:11 WIB
Tiga WNA Pakistan dideportasi dan dicekal dari Indonesia setelah melakukan penggalangan dana ilegal di Agam, Sumatera Barat. Dok: Imigrasi AgamTiga WNA Pakistan dideportasi dan dicekal dari Indonesia setelah melakukan penggalangan dana ilegal di Agam, Sumatera Barat.

PADANG, KOMPAS.com -Terbukti melakukan penggalangan dana secara ilegal di Agam, Sumatera Barat, tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Pakistan dideportasi ke negara asalnya.

Tiga WNA itu Saeed Muhammad (51), Naveed Muhamad (29) dan Allah Rakha (31) diberangkatkan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (24/10/2019).

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Agam, Deny Haryadi yang dihubungi Kompas.com, Kamis malam.

"Tiga WNA itu sudah kita beri sanksi administrasi berupa deportasi dan pencekalan masuk ke Indonesia selama 6 bulan," kata Deny Haryadi, Kamis malam.

Baca juga: 32 Warga Taiwan dan China Pelaku Penipuan Online Dideportasi

Deny mengatakan sebelum dideportasi dan diberi sanksi pencekalan, ketiga WNA itu diamankan setelah meminta sumbangan kepada masyarakat Agam untuk pembangunan madrasah di Pakistan.

Untuk meminta sumbangan itu, mereka dibekali dengan surat dari Kemenag Jakarta Selatan yang ternyata palsu.

"Seminggu lalu, kita amankan mereka ketika sedang meminta sumbangan kepada warga. Mereka berbekal surat Kemenag Jakarta Selatan, tapi ternyata palsu," kata Deny.

Menurut Deny, dari pengakuan tiga WNA itu mereka disuruh oleh rekannya Khalid untuk melakukan penggalangan dana dengan bekal surat palsu itu.

Baca juga: Satu Lagi WN Australia yang Terlibat Demo di Sorong Papua Dideportasi

Sementara untuk izin tinggalnya, menurut Deny sudah habis pada 19 Oktober lalu dan memasuki masa perpanjangan.

"Namun, izinnya tidak diperpanjang dan langsung dilakukan tindakan deportasi dan pencekalan masuk Indonesia," jelas Deny.

Ketiga orang Warga Negara Pakistan tersebut diberangkatkan dari BIM ke Jakarta.

Selanjutnya mereka diterbangkan dari Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta dengan menggunakan pesawat Qatar Airways nomor penerbangan QR957 pada pukul 18.25 WIB menuju Bandara Doha Hamad Internastional Qatar.

"Kemudian melanjutkan penerbangan ke Bandara Karachi Jinnah International Pakistan dengan menggunakan pesawat Qatar Airways nomor penerbangan QR610," jelas Deny.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Ular Kobra Teror Warga di Tasikmalaya

Belasan Ular Kobra Teror Warga di Tasikmalaya

Regional
Korban Penipuan Umrah di Banyumas Lebih dari 100 Orang, Baru 1 yang Melapor

Korban Penipuan Umrah di Banyumas Lebih dari 100 Orang, Baru 1 yang Melapor

Regional
Perawat di Aceh Timur Mengaku Ditendang Wakil Bupati Saat Pasang Oksigen

Perawat di Aceh Timur Mengaku Ditendang Wakil Bupati Saat Pasang Oksigen

Regional
Viral Kucing Disiksa dengan Digantung di Bali, Pengunggah Foto Dipolisikan

Viral Kucing Disiksa dengan Digantung di Bali, Pengunggah Foto Dipolisikan

Regional
Lagi Sortir Sampah, Pekerja Gudang Rongsok Temukan Granat Aktif

Lagi Sortir Sampah, Pekerja Gudang Rongsok Temukan Granat Aktif

Regional
Polres Mimika Libatkan Paguyuban untuk Pengamanan Gereja Saat Natal

Polres Mimika Libatkan Paguyuban untuk Pengamanan Gereja Saat Natal

Regional
Krisis Air Bersih, Warga Borong Terpaksa Mandi dan Cuci Baju di Kali Wae Bobo

Krisis Air Bersih, Warga Borong Terpaksa Mandi dan Cuci Baju di Kali Wae Bobo

Regional
Mobil Ertiga yang Ditumpangi Satu Keluarga Terseret Kereta Api Ratusan Meter di Mojokerto

Mobil Ertiga yang Ditumpangi Satu Keluarga Terseret Kereta Api Ratusan Meter di Mojokerto

Regional
Wali Kota Bandung Jenguk 8 Satpol PP yang Terluka Saat Penggusuran Tamansari

Wali Kota Bandung Jenguk 8 Satpol PP yang Terluka Saat Penggusuran Tamansari

Regional
30 Kolam Jaring Apung Hancur Diterjang Air Bah, Belasan Ton Ikan Lepas

30 Kolam Jaring Apung Hancur Diterjang Air Bah, Belasan Ton Ikan Lepas

Regional
Kronologi Mercedes Benz Tabrak Truk Brimob, 1 Tewas, 2 Luka-luka

Kronologi Mercedes Benz Tabrak Truk Brimob, 1 Tewas, 2 Luka-luka

Regional
Dapat Bantuan Jokowi, Nenek yang Jual Sendok untuk Beli Beras Kini Bisa Cicil Utang

Dapat Bantuan Jokowi, Nenek yang Jual Sendok untuk Beli Beras Kini Bisa Cicil Utang

Regional
Ruang Kelas Ambruk, Siswa SD di Jombang Terpaksa Belajar di Musala

Ruang Kelas Ambruk, Siswa SD di Jombang Terpaksa Belajar di Musala

Regional
Material Bangunan Diragukan, 124 Sekolah Dikhawatirkan Ambruk

Material Bangunan Diragukan, 124 Sekolah Dikhawatirkan Ambruk

Regional
Lamborghini yang Terbakar Kini Terparkir di Polda Jawa Timur

Lamborghini yang Terbakar Kini Terparkir di Polda Jawa Timur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X