Dalam Sepekan Terjadi 3 Kecelakaan di Lampung, 12 Orang Tewas

Kompas.com - 23/10/2019, 20:10 WIB
Ditlantas Polda Lampung melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalinpantim Sumatra, Selasa (22/10/2019). Enam orang tewas dalam kecelakaan ini. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYADitlantas Polda Lampung melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalinpantim Sumatra, Selasa (22/10/2019). Enam orang tewas dalam kecelakaan ini.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Sebanyak 12 orang tewas dalam tiga kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama sepekan di Lampung.

Dari data yang dikumpulkan Kompas.com, tiga kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa itu dua kali terjadi di Jalan Tol Sumatra dan satu kali di Jalan Lintas Pantai Timur (Jalinpantim) Sumatra.

“Dari tiga kecelakaan, diduga faktor sopir mengantuk dan kelelahan menjadi penyebab terjadinya laka lantas,” kata Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Lampung Komisaris Agung Roy, Rabu (23/10/2019).

Pada 14 Oktober 2019 sekira pukul 03.00 WIB, dua orang tewas di Jalan Tol Sumatera, KM 58 Desa Panca Tunggal, Merbau Mataram, Lampung Selatan.

Dua korban tewas yakni Fairuz Ananta Khalid (18) dan M Rizky Alfanza (14). Keduanya merupakan pengendara dan penumpang kendaraan Honda Jazz BE 845 LU.

Baca juga: Ini Identitas Para Korban Tabrakan Truk Vs Pikap di Lampung

Kepolisian mengatakan, diduga sopir mengendarai mobil dalam keadaan mengantuk sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan.

Kecepatan tinggi membuat mobil menabrak truk yang ada di depannya.

Kecelakaan di Jalan Tol Sumatera kembali terjadi pada Sabtu (19/10/2019) pagi, antara Honda Civic BE 1230 BK dengan truk di KM 96, Desa Candimas Natar, Lampung Selatan.

Empat orang dari satu keluarga tewas dalam kecelakaan ini.

Agung mengatakan, diduga karena kelelahan dan mengantuk, sopir tidak bisa mengendalikan laju mobil sehingga menabrak truk BH 8794 HP yang berada di depannya.

Posisi kedua kendaraan saat itu berada di jalur lambat.

“Dari infrastruktur jalan, di KM 96.400 ini memang ada tikungan dan juga alat penerangan kurang. Sedangkan dari sisi driver, diduga driver mengalami kelelahan,” kata Agung.

Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa juga terjadi di Jalinpantim Sumatera, KM 266 – 267, Desa Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, Selasa (22/10/2019) sekira pukul 05.30 WIB.

Kecelakaan itu melibatkan truk pengangkut batu bata bernomor polisi BE 8135 QP dengan mobil pikap Gran Max bernomor polisi BD 9157 EZ. Enam orang tewas dalam kecelakaan ini.

Kronologi kecelakaan ini berawal saat truk pengangkut batu bata yang membawa sekitar 13 orang melaju dari arah Sukadana, Lampung Timur menuju arah Tulang Bawang.

Baca juga: Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Lalu dari arah berlawanan, melaju pikap dalam kondisi oleng dan masuk jalur truk.

Diduga, sopir Gran Max tidak bisa mengendalikan laju kendaraan hingga oleng. Tabrakan tak bisa dihindari. Pikap sempat terdorong truk.

“Truk menimpa mobil pikap dan kedua kendaraan terbakar,” kata Agung.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jubir Komite Peralihan Aceh: Pengibaran Bendera Bulan Bintang Sesuai Aturan

Jubir Komite Peralihan Aceh: Pengibaran Bendera Bulan Bintang Sesuai Aturan

Regional
Listrik di Pekanbaru Padam karena Gangguan Transmisi, PLN Minta Maaf

Listrik di Pekanbaru Padam karena Gangguan Transmisi, PLN Minta Maaf

Regional
Ketua DPRD Jabar: 7 Anggota Dewan yang Positif Covid-19 Karantina Mandiri

Ketua DPRD Jabar: 7 Anggota Dewan yang Positif Covid-19 Karantina Mandiri

Regional
Bantah Didorong Risma, Fuad Belum Minta Restu untuk Maju di Pilkada Surabaya

Bantah Didorong Risma, Fuad Belum Minta Restu untuk Maju di Pilkada Surabaya

Regional
Seorang Warga Ditembak OTK, TNI-Polri Kejar Pelaku

Seorang Warga Ditembak OTK, TNI-Polri Kejar Pelaku

Regional
Detik-detik Laode Ditembak dari Belakang oleh Orang Tak Dikenal Saat Jaga Warung

Detik-detik Laode Ditembak dari Belakang oleh Orang Tak Dikenal Saat Jaga Warung

Regional
Seorang ASN Curi Uang Nasabah dengan Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi

Seorang ASN Curi Uang Nasabah dengan Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sangihe, Sulut, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sangihe, Sulut, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Seorang Warga Ditembak di Intan Jaya, Papua, Pelaku Pura-pura Pinjam Pulpen

Seorang Warga Ditembak di Intan Jaya, Papua, Pelaku Pura-pura Pinjam Pulpen

Regional
Ridwan Kamil Tegaskan Belum Disuntik Vaksin Covid-19, Siapkan Dulu Fisik

Ridwan Kamil Tegaskan Belum Disuntik Vaksin Covid-19, Siapkan Dulu Fisik

Regional
Kisah Mbah Khotimah, Uang dan Dagangan Dibawa Kabur Penipu, Terpaksa Pulang Berjalan Kaki

Kisah Mbah Khotimah, Uang dan Dagangan Dibawa Kabur Penipu, Terpaksa Pulang Berjalan Kaki

Regional
Kembalikan Kejayaan Lada, Gubernur Babel Lepas Ekspor 45.000 Kg Lada ke Jepang

Kembalikan Kejayaan Lada, Gubernur Babel Lepas Ekspor 45.000 Kg Lada ke Jepang

Regional
Siap Maju Pilkada, Putra Sulung Risma Mengaku Masuk Dalam Survei Internal PDI-P

Siap Maju Pilkada, Putra Sulung Risma Mengaku Masuk Dalam Survei Internal PDI-P

Regional
Tak Terima Dicekik Saat Berhubungan Badan, Wanita Ini Pukul Pasangan Selingkuhnya hingga Tewas

Tak Terima Dicekik Saat Berhubungan Badan, Wanita Ini Pukul Pasangan Selingkuhnya hingga Tewas

Regional
Ditangkap Usai Mengamuk Bawa Pisau di Polres Jember, Pria ODGJ Ditolak Keluarga, Ini Alasannya

Ditangkap Usai Mengamuk Bawa Pisau di Polres Jember, Pria ODGJ Ditolak Keluarga, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X