Ini Identitas Para Korban Tabrakan Truk Vs Pikap di Lampung

Kompas.com - 22/10/2019, 20:02 WIB
Petugas Ditlantas Polda Lampung melakukan olah TKP lokasi kecelakaan mobil pick up versus truk pengangkut batu bata di Jalanpantim Sumatra, KM 266 - 267, Selasa (22/10/2019). Enam orang tewas dalam kecelakaan ini. (Foto: Humas Polda Lampung). KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAPetugas Ditlantas Polda Lampung melakukan olah TKP lokasi kecelakaan mobil pick up versus truk pengangkut batu bata di Jalanpantim Sumatra, KM 266 - 267, Selasa (22/10/2019). Enam orang tewas dalam kecelakaan ini. (Foto: Humas Polda Lampung).

LAMPUNG, KOMPAS.com – Tabrakan antara pikap GranMax dengan truk pengangkut batu bata di Jalan Lintas Pantai Timur (Jalinpantim) Sumatra, Selasa (22/10/2019) subuh, mengakibatkan tujuh orang luka-luka dan enam orang meninggal dunia.

Truk sempat menimpa pikap hingga kedua kendaraan terbakar.

Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Lampung Komisaris Agung Roy mengatakan, korban luka-luka sudah dievakuasi ke Klinik Mutiara Hati Mandala.


Baca juga: Pikap Tabrak Truk Pengangkut Batu Bata di Lampung, 6 Orang Tewas

 

Sedangkan korban meninggal dunia dibawa ke R Demang Sepulau Raya.

Agung mengatakan, truk bernomor polisi BE 8135 QP pengangkut batu bata itu juga mengangkut 10 orang penumpang, sedangkan mobil pikap GranMax bernomor polisi BD 9157 EZ hanya dua orang penumpang termasuk pengemudi.

“Mobil pikap GranMax oleng lalu masuk ke jalur truk yang datang dari arah Sukadana, Lampung Timur. Mobil pikap sempat terdorong oleh truk. Truk itu kemudian oleng dan menimpa pikap. Kedua kendaraan terbakar,” kata Agung.

Adapun identitas para korban luka-luka yakni, Dasimanto (30), Saleh Akbar (23), Syafei (35), Watno (37), Siti Khalifah (35), Soleman (10) dan supir truk Riyanto (35), kesemuanya warga Sumber Agung, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah.

Baca juga: 2 Polisi Pengemudi Rantis yang Tabrak Mahasiswa dan Driver Ojol Ditahan

Sedangkan korban meninggal dunia yaitu, Kasirin (35), Rano (30), Nabila (9), dan Narjo (60).

Keempatnya adalah penumpang truk pengangkut batu bata dan warga Sumber Agung, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah.

“Sedangkan korban meninggal dari mobil pikap belum bisa didentifikasi karena terbakar di dalam mobil,” kata Agung.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Regional
Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Regional
Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Regional
Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Regional
Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Regional
Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Regional
Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Regional
Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Regional
Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Regional
Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Regional
Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Regional
Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Regional
103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

Regional
Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Regional
Muncul Gerakan 'Save Babi', Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Muncul Gerakan "Save Babi", Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X