Cerita Mahasiswa Papua: Merasa Nyaman Tinggal di Gresik, Bertekad Bangun Kampung Halaman

Kompas.com - 16/10/2019, 10:21 WIB
Jhon Meshak (kiri) dan Aldo Yoku, dua mahasiswa UISI asal Papua. KOMPAS.com/HAMZAH ARFAHJhon Meshak (kiri) dan Aldo Yoku, dua mahasiswa UISI asal Papua.

GRESIK, KOMPAS.com - Sebagai pendatang, mahasiswa asal Papua yang tengah menuntut ilmu di perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, merasa nyaman lantaran diperlakukan dengan baik oleh warga setempat selama ini.

Salah satunya adalah Jhon Meshak (24), mahasiswa asal Sentani, Jayapura, yang kini sedang menuntut ilmu di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI).

Bersama enam mahasiswa lain asal Papua, Jhon mengaku mendapat perlakuan cukup baik dari warga Gresik.

"Saya sendiri sudah hampir tiga tahun di sini, dan selama ini masyarakat di sini cukup baik dengan kami warga Papua, tidak ada yang beda-bedakan," ujar Jhon ditemui saat acara wisuda UISI, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: 100 Mahasiswa Papua Balik ke Tanah Asal, GMKI Minta Jaminan Keamanan

Sempat cemas dan bingung saat kerusuhan melanda Papua

Mahasiswa Jurusan Teknologi Industri Pertanian di UISI ini mengaku, sempat cemas dan binggung akan keluarganya saat kerusuhan melanda Papua beberapa waktu lalu.

Ia pun sempat menghubungi sanak-famili untuk menanyakan kondisi yang dialami.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sempat mau pulang juga, tapi kan tidak bisa. Akhirnya hanya telpon-telpon saja sama keluarga di sana, mereka juga sempat khawatir dan saya bilang tidak apa-apa (semua baik), baru mereka tenang tidak khawatir lagi," kata dia.

Bersama dengan beberapa mahasiswa asal Papua yang tengah menuntut ilmu di UISI, Jhon yang saat ini sudah menginjak semester 9 mengatakan, indekos di sekitaran Jalan Veteran, lokasi yang cukup dekat dengan kampus UISI.

"Orang-orang di sini baik, tidak ada yang beda-bedakan. Kami nyaman selama ini," sahut Aldo Yoku (23), mahasiswa semester 7 Jurusan Teknologi Industri Pertanian UISI, yang juga asal Papua.

Baca juga: Sebanyak 2.047 Mahasiswa Papua Dilaporkan Pulang Kampung, Jumlahnya Masih Bisa Bertambah

 

Jadi lulusan terbaik

Orpa Yakarimilena (tengah) bersama kedua orang tuanya, usai diwisuda sebagai salah seorang lulusan terbaik UISI.KOMPAS.com/HAMZAH ARFAH Orpa Yakarimilena (tengah) bersama kedua orang tuanya, usai diwisuda sebagai salah seorang lulusan terbaik UISI.
Selain Jhon dan Aldo, dalam agenda wisuda UISI tersebut juga meluluskan dua mahasiswa asal Papua.

Salah satunya, Orpa Yakarimilena, yang dinobatkan sebagai salah seorang lulusan terbaik UISI di Jurusan Teknologi Industri Pertanian.

Anak pasangan Orgenes (57) dan Elisabeth (55) ini dinobatkan sebagai salah seorang lulusan terbaik UISI dalam wisuda kali ini, usai mencatat Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,32. 

"Terima kasih kepada semuanya, dosen, teman-teman, dan semua warga Gresik, yang telah memperlakukan saya dan teman-teman dengan baik selama ini," ucap Orpa.

"Tapi saya di sini bisa kuliah juga karena beasiswa yang diberikan oleh Pemda Jayapura, jadi saya akan kembali dan ingin membangun Papua lebih baik," kata dia.

Bersama dengan rekan-rekannya yang menuntut ilmu di UISI, Orpa mengaku mendapat beasiswa dari Pemerintah Daerah (Pemda) Jayapura, sehingga dirinya ingin mengabdi dengan ilmu yang sudah didapat untuk kemajuan Papua.

Baca juga: Bupati Mimika Imbau Mahasiswa Papua Tetap Kuliah Seperti Biasa di Kota Studi

Komentar Wakil Bupati Gresik

Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim yang hadir dalam acara wisuda UISI kali ini mengaku, berterima kasih dan menyatakan bangga dengan prestasi yang sudah ditorehkan oleh Orpa bersama mahasiswa Papua lain yang sedang menuntut ilmu di UISI.

"Terima kasih sudah menuntut ilmu di Gresik, semoga ilmunya manfaat dan berguna dalam memajukan bangsa dan negara," ujar Qosim.

"Saya juga percaya, jika warga Gresik cukup terbuka dalam menghargai perbedaan yang ada. Karena bagaimanapun kita tetap satu saudara, Indonesia," tutur dia.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.