Kisah Rustia, Korban Perdagangan Manusia di Irak: Saya Takut Tidak Bisa Pulang

Kompas.com - 14/10/2019, 17:04 WIB
Mutiamah menunjukkan foto Rustia, putrinya yang jadi korban TPPO di Irak, Minggu (13/10/2019). KOMPAS.com/FARIDA FARHANMutiamah menunjukkan foto Rustia, putrinya yang jadi korban TPPO di Irak, Minggu (13/10/2019).

KOMPAS.com - Rustia, tenaga kerja wanita ( TKW) asal Dusun Wagir II, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, berharap dapat segera pulang ke Indonesia dan berkumpul lagi bersama keluarga tercinta.

"Mudah-mudahan lancar (pemulangan). Saya takut tidak bisa pulang," katanya saat dihubungi Kompas.com, Senin (14/10/2019).

Rustia lalu menceritakan, awalnya dirinya dijanjikan bekerja di Turki, oleh seseorang berinisial R.

Namun kenyataannya, dirinya justru bekerja di Kurdistan Irak. Hal itu diketahui Rustia dari majikannya yang pertama.

"Saya baru tahu berada di Erbil Kurdistan Irak sebulan di majikan pertama," kata Rustia saat dihubungi Kompas.com, Senin (14/10/2019).

Kronologi Rustia jadi korban TPPO

Ilustrasi perdagangan manusiaHANDINING Ilustrasi perdagangan manusia

Menurut Rustia, saat bertemu R, dirinya dijanjikan akan mendapat gaji Rp 7 juta jika mau bekerja di Turki. Tanpa pikir panjang, Rustia pun mengiyakan ajakan R.

Waktu itu, R berangkat dengan seseorang bernama Septiani, warga Desa Walahar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

Setelah sadar dirinya tidak berada di Turki, dan justru di Irak, Rustia pun mencoba menghubungi R, namun gagal.

"Nomor saya diblokir," kata Rustia.

Keluarga harap Rustia segera bisa pulang

Ilustrasi TKIKompas.com/ERICSSEN Ilustrasi TKI

Kabar Rustia yang menjadi korban TPPO (Tindak pidana perdagangan orang), membuat Mutiamah (66), ibu kandung Rustia, bersedih.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X