Pasca-penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin Sebut Penanganan Terorisme Harus dengan Cara "Soft"

Kompas.com - 13/10/2019, 17:17 WIB
Wakil presiden terpilih Maruf Amin kepada awak media usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto, di RSPAD Gatot Subroto, Minggu (13/10/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIWakil presiden terpilih Maruf Amin kepada awak media usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto, di RSPAD Gatot Subroto, Minggu (13/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin mengatakan, penanganan terorisme di Indonesia harus menggunakan cara-cara yang tidak represif.

"Jadi (penanganan terorisme) lebih intensif ke depannya, tapi dengan cara yang soft. Artinya tidak represif, pendekatan yang soft untuk menangkal atau mengembalikan mereka yang terpapar," kata Ma'ruf usia menjenguk Menko Polhukam Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Minggu (13/10/2019).

Baca juga: Jenguk Wiranto, Maruf Amin: Tidak Lama Lagi Beliau Pulih

Ma'ruf menambahkan, penanganan terorisme akan dilakukan lebih intensif dengan mengikutsertakan sejumlah organisasi masyarakata (ormas) Islam.


"Kita ingin menanganinya supaya lebih intensif yah, yang masalah terorisme, radikalisme, intoleransi, itu ditangani baik struktural maupun kultural. Oleh karena itu, nanti penanganannya harus lebih intensif, dan juga mengikutsertakan ormas-ormas Islam, MUI, NU, Muhammadiyah. Untuk kulturalnya tidak hanya deradikalisasi menangani dari hilir, tapi dari hulu, pencegahannya," ujar Ma'ruf.

Usai saat menjenguk Wiranto, Ma'ruf mengatakan, kondisi Wiranto sudah mulai membaik.

"Sedang dalam proses penyembuhan, Insya Allah tidak lama lagi beliau pulih. Saya ngobrol sebentar tadi, beliau menjelaskan mengenai peristiwa itu terjadi," ujar Ma'ruf.

Sebelumnya, Wiranto ditusuk saat tiba di Alun-alun Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, usai menghadiri sebuah acara di Universitas Mathla'ul Anwar, Kamis lalu.

Baca juga: Kasus Penusukan Wiranto, Aburizal Bakrie Khawatirkan Radikalisme di Indonesia

Wiranto menderita luka di tubuh bagian depan. Saat kejadian, polisi menangkap dua pelaku yang terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan.

Keduanya berinisial SA dan FA.

Polisi menyebut, para pelaku terpapar paham radikalisme ISIS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dosen Pencuri iPhone 11 di Kupang Ditetapkan sebagai Tersangka

Dosen Pencuri iPhone 11 di Kupang Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Perahu Terbalik, Tujuh Pelajar Tenggelam, Satu Tewas

Regional
Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Tak Punya Lubang Anus, Bayi Ini Buang Air Lewat Lubang Buatan di Perut

Regional
Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Pengungsi Banjir Bandang Butuh Selimut, Makanan, Tikar dan Air bersih

Regional
Gibran Daftar Lewat DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Gibran Daftar Lewat DPD PDI-P Jateng, Rudy Enggan Komentar: Tugas Saya Sudah Selesai

Regional
Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Banjir di Kampar Meluas, Rendam Rumah Warga di Tiga Kecamatan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

[POPULER NUSANTARA] Digugat Eropa, Jokowi Siapkan Pengacara Terbaik | Kasus Pembunuhan Mahasiswi Bengkulu

Regional
5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

5 Fakta Gibran Daftar Pilkada Solo, Pilih Kamis Legi hingga Janji Sejahterakan Warga Solo

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X