Polisi Cari Otak Kelompok Geng Motor Makassar yang Aniaya Berat 5 Warga

Kompas.com - 11/10/2019, 17:52 WIB
Ilustrasi 
DIDIE SW/dok. Kompas.comIlustrasi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Tiga anggota kelompok geng motor yang menganiaya lima warga (sebelumnya diberitakan tiga) Makassar hingga kini masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

Tiga anggota tersebut yakni Firman Dajjal, Akbar Sako, dan Agus.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani mengatakan, FD merupakan otak dari penganiayaan berat yang dilakukan oleh kelompok geng motor tersebut.

FD memerintahkan kesebelas anggotanya yang masih berusia remaja untuk melakukan penyerangan terhadap kelompok yang menewaskan rekannya.

"Firman Dajjal memerintah tersangka untuk kumpul di BTN Pepabri dengan mempersenjatai diri dengan membawa parang dan busur untuk melakukan penyerangan kelompok Perum Taman Sudiang," kata Dicky saat konferensi pers di lobi Polda Sulsel, Jumat (11/10/2019).

Baca juga: Usai Diperiksa 7 Jam, Novel Bamukmin Bantah Ada di Lokasi Penganiayaan Ninoy Karundeng

Dari arahan Firman Dajjal tersebut, para tersangka yang mengendarai motor dengan cara berboncengan menuju arah Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya.

Tepat di depan Hotel Dalton, salah satu anggota geng motor mengayunkan parang ke seorang pengendara motor yang sedang melintas.

Usai korban sekarat, para anggota geng motor ini juga mengayunkan parang ke pengendara ojek online dan mengenai bahunya.

Para tersangka kemudian melarikan diri ke arah kompleks kima dan ksmbali melukai seorang pengendara motor.

Tak berhenti di sini, geng motor ini kembaki melakukan penganiayaan secara brutal ke pengunjung Cafe Bang Hasan yang berada di kompleks Kima Square, Kecamatan Biringkanaya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia, Pegawai Honorer Pemprov Kalbar Terancam Penjara 6 Tahun

Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia, Pegawai Honorer Pemprov Kalbar Terancam Penjara 6 Tahun

Regional
Pelaku Fetish Kain Jarik Dituntut 8 Tahun Penjara, Denda Rp 50 Juta

Pelaku Fetish Kain Jarik Dituntut 8 Tahun Penjara, Denda Rp 50 Juta

Regional
Diterkam Buaya dan Diseret ke Perairan, Jasad Dandi Ditemukan di Hutan Bakau 4 Hari Kemudian

Diterkam Buaya dan Diseret ke Perairan, Jasad Dandi Ditemukan di Hutan Bakau 4 Hari Kemudian

Regional
Usai Hujan Abu Gunung Merapi, Warga di Boyolali Kesulitan Cari Pakan Ternak

Usai Hujan Abu Gunung Merapi, Warga di Boyolali Kesulitan Cari Pakan Ternak

Regional
Seorang Pria Menyerang Polisi dengan Katana di Aceh Utara

Seorang Pria Menyerang Polisi dengan Katana di Aceh Utara

Regional
Ganjar Pakai Baju Adat Riau Saat Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Ganjar Pakai Baju Adat Riau Saat Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Regional
Pengakuan Dewangga Beli 1.000 Butir Pil Koplo dari Uang Bansos Prakerja

Pengakuan Dewangga Beli 1.000 Butir Pil Koplo dari Uang Bansos Prakerja

Regional
Dicopot dari Jabatan Ketua Harian DPD I Golkar, James Arthur: Partai Belum Minta Klarifikasi Saya

Dicopot dari Jabatan Ketua Harian DPD I Golkar, James Arthur: Partai Belum Minta Klarifikasi Saya

Regional
ABG Dicabuli Kenalan Facebook, Modus Pelaku Janji Menikahi, Korban Diancam

ABG Dicabuli Kenalan Facebook, Modus Pelaku Janji Menikahi, Korban Diancam

Regional
6.560 Dosis Vaksin Dikirim ke Kabupaten Batanghari dan Tanjab Timur

6.560 Dosis Vaksin Dikirim ke Kabupaten Batanghari dan Tanjab Timur

Regional
Bocah 14 Tahun Pembunuh Pegawai Bank Divonis 7 Tahun 6 Bulan

Bocah 14 Tahun Pembunuh Pegawai Bank Divonis 7 Tahun 6 Bulan

Regional
Vaksin Covid-19 Tiba di Indramayu, Lucky Hakim Siap Jadi Influencer

Vaksin Covid-19 Tiba di Indramayu, Lucky Hakim Siap Jadi Influencer

Regional
Vaksinasi Dimulai, Kota Malang Kekurangan 14.800 Dosis

Vaksinasi Dimulai, Kota Malang Kekurangan 14.800 Dosis

Regional
Sri Sultan Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Selesai Akhir Februari 2021

Sri Sultan Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Selesai Akhir Februari 2021

Regional
Usai Curi Uang Rp 16 Juta, Pegawai Bakar Minimarket demi Hilangkan Jejak

Usai Curi Uang Rp 16 Juta, Pegawai Bakar Minimarket demi Hilangkan Jejak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X