7 Anggota Geng Motor Remaja Ditangkap Polisi usai Bacok 3 Warga

Kompas.com - 11/10/2019, 15:59 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani (tengah) saat konferensi pers kasus penganiayaan berat yang melibatkan 7 remaja di lobi Polda Sulsel, Jumat (11/10/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANKabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani (tengah) saat konferensi pers kasus penganiayaan berat yang melibatkan 7 remaja di lobi Polda Sulsel, Jumat (11/10/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi menangkap 7 anggota geng motor yang menebas tiga warga Makassar hingga kritis di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Makassar pada Selasa (8/10/2019) lalu. 

Kejadian ini sempat viral di media sosial dan membuat warga takut melintas di area ini.

Ketujuh pelaku yang ditangkap ialah Muhammad Wahyudi (19), Andi Ilham Wahyudi (24), Muhammad Sakran (18), Muhammad Fahri (18), Akbar (24), Syaiful Akbar (19), serta MI (16).

Baca juga: Geng Motor Bikin Warga Medan Takut Keluar Rumah, Ini Kata Polisi

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani mengatakan, kejadian itu merupakan buntut dari perang kelompok antara kelompok BTN PEPABRI melawan kelompok Perum Taman Sudiang yang menewaskan rekannya beberapa hari sebelum peristiwa itu terjadi. 

"Jadi korban ditebas kepalanya dengan menggunakan parang. Tiga orang (korban) masih dirawat di Rumah Sakit Biringkanaya," kata Dicky saat konferensi pers di lobi Mapolda Sulsel, Jumat (11/9/2019).

Dicky mengatakan, aksi balas dendam yang dilakukan ketujuh pelaku yang ditangkap ini salah sasaran.

Pasalnya tiga korban yang ditebasnya merupakan warga biasa dan bukan dari kelompok Perum Taman Sudiang yang terlibat bentrok dengan kelompok pelaku. 

Ketujuh tersangka awalnya membacok seorang warga di depan hotel Dalton yang lokasinya tidak jauh dari Polda Sulsel. Hal ini kemudian membuat warga takut melintas di daerah tersebut. 

Namun, Dicky mengatakan informasi yang menyebut daerah itu rawan dilintasi merupakan hal yang keliru. Ia pun memastikan keamanan di Makassar tetap terjaga.

"Mungkin rekan-rekan melihat di media sosial daerah sini rawan itu tidak benar. Mereka ini geng motor, pernah diserang oleh kelompok geng motor yang lain tapi yang mereka serang tidak tepat," kata Dicky. 

Baca juga: Polisi Gelar Rekonstruksi Pembacokan Yang Dilakukan Geng Motor

Ketujuh tersangka dikenakan Pasal 365 ayat (1) dan (2) KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Regional
11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X