Saat Hari Penusukan, Wiranto Seharusnya Berada di Merauke

Kompas.com - 11/10/2019, 13:32 WIB
Menkopolhukam Wiranto saat berada di Kampus Universitas Mathlaul Anwar, beberapa jam sebelum peristiwa penusukan di Alun - alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINMenkopolhukam Wiranto saat berada di Kampus Universitas Mathlaul Anwar, beberapa jam sebelum peristiwa penusukan di Alun - alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Menko Polhukam Wiranto ditusuk pria tak dikenal di Alun-alun Menes setelah berkunjung ke Universitas Mathla'ul Anwar, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).

Sebelum peristiwa penusukan, Wiranto mengatakan bahwa hari itu sebetulnya ia harus berada di Merauke. Namun dibatalkan demi bisa berkunjung ke Banten 

Hal tersebut dia katakan saat mengisi pidato peresmian gedung baru kampus Universitas Mathla'ul Anwar, kurang lebih satu jam sebelum peristiwa penusukan terjadi.

"Sebetulnya mau batal juga, karena hari ini saya mau ke Merauke, tapi saya katakan, panglima-panglima, saya gak mau ikut karena harus ke Banten. Panglimanya mengalah, oke kalau begitu kita percepat acaranya, dari Wamena, ke Jayapura, balik ke Jakarta. Alhamdulillah bisa bersama-sama dengan bapak ibu sekalian," kata Wiranto saat pidato di kampus Universitas Mathla'ul Anwar, Kamis (10/10/2019).


Baca juga: MUI Mengutuk Keras Penyerangan terhadap Wiranto

Masih dalam pidato tersebut, sebelumnya Wiranto meminta maaf lantaran acara peresmian di kampus tersebut harus ditunda lantaran dirinya tidak bisa hadir.

"Terutama kepada ibu-ibu, batal lagi, batal lagi, bukan karena saya membatalkan diri, tapi karena memang ada tugas yang lebih penting yang saya jalani, maka saya minta maaf," kata dia.

Wiranto mengutarakan alasan dirinya harus hadir di Mathla'ul Anwar. Dia mengaku sudah memiliki kedekatan dengan Mathla'ul Anwar sejak 25 tahun yang lalu.

"Kebersamaan dengan Mathla'ul Anwar lebih dari 25 tahun, saya betul-betul mengikuti pasang surutnya Mathla'ul Anwar, perjuangannya saya ikut betul," kata dia.

Wiranto juga memiliki posisi penting di Pengurus Besar Mathla'ul Anwar sebagai Ketua Dewan Penasihat.

Pantauan Kompas.com, Wiranto berada di Kampus Mathalul sekitar dua jam setengah. Tiba di Kampus Mathalul Anwar sekitar pukul 09.00 WIB dan meninggalkan kampus sekitar pukul 11.30 WIB.

Baca juga: Warga Sempat Merasa Janggal dengan Tingkah Laku Pasutri Penusuk Wiranto

 

Sebelum meninggalkan kampus Wiranto juga sempat wawancara dengan wartawan mengenai situasi di Wamena.

Saat hendak kembali ke Jakarta, Wiranto diserang oleh dua orang suami istri di Alun-alun Menes tempat helikopter diparkir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Meninggal Saat Susur Sungai 6 Orang, 5 Dicari

UPDATE: Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Meninggal Saat Susur Sungai 6 Orang, 5 Dicari

Regional
Pencarian Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Terkendala Hujan dan Gelap

Pencarian Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Terkendala Hujan dan Gelap

Regional
Tangis Histeris Orangtua Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Hanyut Saat Susur Sungai

Tangis Histeris Orangtua Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Hanyut Saat Susur Sungai

Regional
Susur Sungai, 6 Siswa SMPN Sleman yang Ikut Belum Ditemukan

Susur Sungai, 6 Siswa SMPN Sleman yang Ikut Belum Ditemukan

Regional
Kepala BKN Ingatkan Sanksi bagi ASN yang Tak Netral Saat Pilkada

Kepala BKN Ingatkan Sanksi bagi ASN yang Tak Netral Saat Pilkada

Regional
9 Bakal Calon Daftar Pilkada Jember lewat PAN-Demokrat, 6 Merupakan Milenial

9 Bakal Calon Daftar Pilkada Jember lewat PAN-Demokrat, 6 Merupakan Milenial

Regional
Tim SAR Lakukan Penyisiran Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Sempor

Tim SAR Lakukan Penyisiran Siswa SMP 1 Turi yang Hanyut di Sungai Sempor

Regional
Kronologi Perampasan Senjata TNI di Puncak Jaya, Pelaku Pura-pura Bantu Angkat Barang

Kronologi Perampasan Senjata TNI di Puncak Jaya, Pelaku Pura-pura Bantu Angkat Barang

Regional
Bupati Aceh Barat Terlibat Duel, Berawal dari Tagih Kerbau untuk Kenduri Masa Kampanye

Bupati Aceh Barat Terlibat Duel, Berawal dari Tagih Kerbau untuk Kenduri Masa Kampanye

Regional
Ada 250 Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Sempor

Ada 250 Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Sempor

Regional
Siswi SD di Maluku Diperkosa Saat Sedang Buang Sampah

Siswi SD di Maluku Diperkosa Saat Sedang Buang Sampah

Regional
Saat Ratusan Siswa SMP di Sleman Susur Sungai, Hujan Deras Turun di Hulu

Saat Ratusan Siswa SMP di Sleman Susur Sungai, Hujan Deras Turun di Hulu

Regional
Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Sleman Hanyut Saat Pramuka Susur Sungai, 4 Tewas

Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Sleman Hanyut Saat Pramuka Susur Sungai, 4 Tewas

Regional
Polres Jember Cari Penyebar Hoaks Penculikan Anak yang Bikin Resah

Polres Jember Cari Penyebar Hoaks Penculikan Anak yang Bikin Resah

Regional
Kronologi Ratusan Siswa SMP di Sleman Terseret Arus Saat Susur Sungai

Kronologi Ratusan Siswa SMP di Sleman Terseret Arus Saat Susur Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X