Alat Separator Dipasang di Semburan Minyak dan Gas di Rumah Warga di Surabaya

Kompas.com - 11/10/2019, 08:53 WIB
Alat separator dipasang di lokasi semburan lumpur bercampur minyak, gas, dan air di Perumahan Kutisari Indah III, Surabaya, Jawa Timur. KOMPAS.COM/GHINAN SALMANAlat separator dipasang di lokasi semburan lumpur bercampur minyak, gas, dan air di Perumahan Kutisari Indah III, Surabaya, Jawa Timur.

SURABAYA, KOMPAS.com - Kasi Pemantauan dan Pengendalian Kualitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Ulfiani Ekasari mengatakan, DLH Kota Surabaya telah memasang alat separator di Perumahan Kutisari Indah III, Surabaya.

Ulfiani menyampaikan, pemasangan alat separator merupakan hasil dari koordinasi dengan Ikatan Ahli Geologi Indonesia Jawa Timur.

"Dari hasil koordinasi tersebut, Ikatan Ahli Geologi Indonesia Jawa Timur memberikan arahan atau ide (memasang alat separator) yang kemudian kami laksanakan, dan untuk pengerjaanya dari Dinas Cipta Karya," kata Ulfiani, Kamis (10/10/2019).

Baca juga: Volume Semburan Minyak dan Gas di Rumah Warga di Surabaya Meningkat

Menurut Ulfiani, alat tersebut memiliki fungsi untuk memisahkan minyak dan air yang selama ini muncul di pekarangan rumah warga di Kutisari Indah, Kecamatan Tenggilis Mejoyo.

"Tujuan dari pemasangan ini (alat separator) untuk melokalisir minyak dan air kemudian dialirkan ke basetrap. Setelah terpisah, minyaknya kami sisihkan dan airnya kami alirkan ke basetrap yang nantinya dapat mengolah airnya agar baku mutu tetetap terjaga," ujar Ulfiani.

Air yang ditampung atau dialirkan di basetrap akan dibuang di saluran drainase khusus agar tidak mencemari lingkungan.

Hal itu mengacu pada Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 52 Tahun 2014 tentang perubahan atas Pergub Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Industri dan atau kegiatan usaha lainnya.

"Hasil penyaringan harus terpenuhi Peraturan Gubernur No 72 tahun 2013. Jadi, kami kategorikan masuk golongan 2, di mana hasil treatment tadi setelah keluar bisa layak dibuang ke drainase, drainase dikategorikan sebagai baku mutu, jadi ada ketentuannya COd 300, dan ini agar lingkungan tidak tercemar," ujar dia.

Baca juga: Semburan Minyak dan Gas di Rumah Warga di Surabaya Bisa Dimanfaatkan, Ini Caranya

Sebelumnya, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur telah mengusulkan pengadaan separator sebagai alat penetralisir material gas dan minyak yang keluar dari halaman rumah warga di Surabaya, Jatim.

Namun, pengadaan separator bisa terwujud jika Pemkot Surabaya menyatakan semburan minyak dan gas di halaman rumah warga di Jalan Kutisari Utara III Surabaya memerlukan penanganan darurat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X