Seorang Pengendara Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Surabaya

Kompas.com - 10/10/2019, 19:39 WIB
- THINSTOCK-

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebuah pohon jenis Lamtoro tumbang di Jalan A Yani, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (10/10/2019).

Pohon yang tumbang itu berukuran sembilan meter dan membuat seorang pengendara yang melintas di jalan tersebut tertimpa pohon hingga tewas seketika.

Korban tewas adalah Sudarto (42), warga Jalan Sidorukun, Kebalandono, Lamongan, Jawa Timur.

Selain Sudarto, ada dua pengguna jalan lainnya yang turut menjadi korban tumbanya pohon Lamtaro.

Baca juga: Viral Video Wanita Pengendara Motor Ngebut di Jalan Tol Surabaya

Mereka adalah Anak Agung Intan (25), warga Bandarejo Surabaya, serta Aryono Tresno (32), warga Taman Darmo Permai Utara, Surabaya.

Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Blade warna oranye dengan nomor polisi L 5306 YE.

Pemerintah Kota Surabaya sudah mendengar adanya korban tewas tertimpa pohon tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya Eddy Christijanto akan memberikan santunan kepada keluarga korban tewas yang tertimpa pohon Lamtoro itu.

"Kami evakuasi dan korban sudah dilarikan ke rumah sakit. Kami juga akan berkoorfinasi dengan pihak Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) selaku penanggung jawab pohon yang ada di Surabaya," kata Eddy, Kamis.

Sementara itu, Sekretaris DKRTH Surabaya Ipong Wisnoewardono memastikan bahwa pihaknya akan memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dalam insiden tersebut.

"Kami akan berikan tali asih kepada pihak keluarga," kata Ipong.

Baca juga: Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga, Kerugian Rp 30 Juta

Sedangkan dua korban yang mengalami luka-luka, Ipong menyebut akan menugaskan staf untuk mengecek ke rumah sakit tempat mereka dirawat.

"Insya Allah mereka (korban luka-luka) akan kami perhatikan juga," ucap Ipong.

Tumbangnya pohon lamtoro berukuran sembilan meter itu diduga lantaran akarnya rapuh dan tertiup angin kencang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X