Kompas.com - 10/10/2019, 12:16 WIB
Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kanal dan  Kasubid Lima Direskrimsus Polda Papua Kompol Nur Cahyo memberikan keterangan pers terkait kasus ujaran kebencian yang dibuat tersangka AD, Kota Jayapura, Papua, Kamis (10/10/2019) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKabid Humas Polda Papua Kombes AM Kanal dan Kasubid Lima Direskrimsus Polda Papua Kompol Nur Cahyo memberikan keterangan pers terkait kasus ujaran kebencian yang dibuat tersangka AD, Kota Jayapura, Papua, Kamis (10/10/2019)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Polda Papua menangkap saorang tersangka pembuat video yang kontennya dianggap mengandung unsur ujaran kebencian.

Dalam unggahannya, tersangka berinisial AD (52 tahun), memprovokasi masyarakat untuk berjihad karena pada kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, ada tempat ibadah yang dibakar massa.

"Pada 6 Oktober 2019, jam 08.30 WIT Direskrimsus Polda Papua telah melakukan penangkapan terhadap AD," ujar Kasubid Lima Direskrimsus Polda Papua Kompol Nur Cahyo, di Jayapura, Kamis (10/10/2019).

Video tersebut diunggah melalui facebook dengan nama akun Legiun Tandabe dan kemudian menyebar ke media sosial lainnya.

Baca juga: Tersangka Kasus Ujaran Kebencian Tentang Papua Akui Tersulut Emosi soal OPM

Bahkan Cahyo menyebut, di facebook dan instagram, video tersebut sudah dilihat hingga ratusan ribu kali.

Keberadaan AD di Jayapura, terangnya, awalnya karena ia adalah Ketua Yayasan Legiun Tandabe yang fokus pada aksi kemanusiaan.

"Tersangka punya yayasan tanggap darurat bencana, dia juga mengaku sebagai security dan wartawan lepas," kata Cahyo.

Sementara Kabid Humas Polda Papua Kombes AM. Kamal menyebut AD sudah 2 bulan berada di Jayapura dan ia diamankan di tempat tinggalnya di Jl. Jeruk Nipis Kotaraja, Kota Jayapura.

Ia menegaskan bila apa yang disampaikan dalam video tersebut tidak benar.

"Kerusuhan di Wamena tidak terkait dengan isu Sara, tidak ada Masjid yang dibakar," cetusnya.

Baca juga: Ngaku Berjiwa Patriot, Pegawai Swasta Unggah Ujaran Kebencian tentang Papua



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X