Tersesat di Gunung Lompobattang, 8 Pendaki Ditemukan Selamat

Kompas.com - 09/10/2019, 21:35 WIB
Ilustrasi Pendaki Gunung. ShutterstockIlustrasi Pendaki Gunung.

 

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebanyak delapan pendaki tersesat dalam perjalanannya saat hendak lintas pendakian dari Gunung Lompobattang menuju ke Gunung Bawakaraeng sejak Jumat (4/10/2019).

Delapan pendaki tersebut pun dinyatakan tersesat hingga akhirnya tim SAR Gabungan melakukan pencarian.

Delapan pendaki tersebut tersesat di jalur persimpangan dari Gunung Lompobattang menuju Gunung Bawakaraeng.

Baca juga: Kronologi Penyelamatan 13 Pendaki di Gunung Raung, Sempat Kembali Naik Saat Ada Kebakaran di Jalur Pendakian

Pada Senin (7/10/2019), delapan pendaki tersebut turun ke lembah dan di situlah mereka tersesat dan keluar dari jalur pendakian.

 Kedelapan pendaki asal dari Madipala UNM dan 3 orang pendaki asal Gowa atas nama Sofyan (L), Ardywirabuana (L), Nilam Rizky Marwah (P), Andian Ardiansyah (L), Aditya (L), Fadli (L), Ani (P), Dini Ardaningsih (P).

Mereka mulai kehabisan air serta mengalami hipotermia, dan akhirnya memutuskan untuk menghubungi pihak keluarga.

Rescuer Pos SAR Bantaeng tiba di kaki Gunung Lompobattang pada malam hari pukul 23.00 wita untuk kemudian melakukan pencarian di pos 7 Gunung Lompobattang.

“Tim SAR gabungan kami bagi menjadi 2 SRU (Search and Rescue Unit), tim pertama sudah mencapai pos 7 dan selanjutnya tim kedua yang sudah menambah jumlah personil dari potensi SAR melanjutkan pencarian di pukul 7 keesokan harinya, Selasa (8/10/2019),” kata Achmad Dahlan selaku komandan tim lapangan dalam rilis yang diterima KOMPAS.com, Rabu (9/10/2019).

Baca juga: Ini Kondisi 13 Pendaki yang Terjebak Kebakaran Hutan di Gunung Raung

Dahlan mengungkapkan, kedelapan pendaki berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan sesuai dengan titik yang dikirimkan salah seorang pendaki di pos 7 Gunung Lompobattang.

“Para pendaki ditemukan dalam keadaan lelah dan kelaparan, Selasa (8/10/2019) sore. Saat itu pula, tim SAR langsung melakukan penanganan medis dan sempat membuat camp sementara. Rabu (9/10/2019) pagi, barulah kedelapan korban dievakuasi di posko kaki Gunung Lompobattang dan telah diperiksa tim medis di Puskesmas Malakaji, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan,” jelasnya.

 

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X