Ungkapan Hati Para Pengungsi yang Ingin Kembali ke Wamena

Kompas.com - 09/10/2019, 14:40 WIB
Menko Polhukam Wiranto ketika menemui para pengungsi yang akan kembali ke Wamena, di Base Ops Lanud Silas Papare, Jayapura, Papua, Rabu (9/10/2019). KOMPAS.com/DHIAS SUWANDIMenko Polhukam Wiranto ketika menemui para pengungsi yang akan kembali ke Wamena, di Base Ops Lanud Silas Papare, Jayapura, Papua, Rabu (9/10/2019).

JAYAPURA, KOMPAS.com - Ribuan masyarakat meminta dievakuasi ke Jayapura, Papua, pasca-kerusuhan yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada 23 September 2019.

Total sekitar 16.000 warga yang akhirnya dievakuasi dari Wamena ke Jayapura.

Sebagian besar diangkut menggunakan pesawat Hercules milik TNI.

Namun, dua pekan pasca-kerusuhan, pemerintah dan aparat keamanan sama-sama menyerukan agar mereka yang mengungsi bersedia kembali ke Wamena.

Trauma yang dimiliki para pengungsi tentu belum hilang.

Namun, sudah ada sebagian warga pengungsi yang bersedia untuk melanjutkan hidupnya di Wamena.

Setidaknya, pada hari ini, Rabu (9/10/2019), sudah ada 87 pengungsi yang diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules menuju Wamena.

Jaminan keamanan dan faktor ekonomi

Sebagian besar dari mereka mengaku berani kembali ke Wamena karena telah ada jaminan keamanan dari pemerintah dan aparat keamanan.

Selain itu, faktor ekonomi juga menjadi alasan paling mendasar yang membuat mereka akhirnya memilih untuk kembali ke Wamena.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Terapkan Protokol Covid-19, Seluruh Pantai Selatan Malang Ditutup

Tidak Terapkan Protokol Covid-19, Seluruh Pantai Selatan Malang Ditutup

Regional
Ribut-ribut Rapat Pleno DPD Golkar Sumut, Ini Duduk Perkaranya

Ribut-ribut Rapat Pleno DPD Golkar Sumut, Ini Duduk Perkaranya

Regional
Pria Ini Berani Bawa Wanita ke Kamar Hotel, Giliran Bayar Ternyata Pakai Uang Palsu

Pria Ini Berani Bawa Wanita ke Kamar Hotel, Giliran Bayar Ternyata Pakai Uang Palsu

Regional
Satu Orang Tewas Terseret Banjir Bandang di Masamba

Satu Orang Tewas Terseret Banjir Bandang di Masamba

Regional
Artis H Dibayar Rp 30 Juta Sekali Kencan, Baru Terima Rp 20 Juta Saat Dibekuk Polisi

Artis H Dibayar Rp 30 Juta Sekali Kencan, Baru Terima Rp 20 Juta Saat Dibekuk Polisi

Regional
Bupati Wonogiri Minta KBM Santri Seluruh Pesantren Ditiadakan

Bupati Wonogiri Minta KBM Santri Seluruh Pesantren Ditiadakan

Regional
Banjir Bandang di Masamba akibat Sungai Meluap, Puluhan Warga Mengungsi

Banjir Bandang di Masamba akibat Sungai Meluap, Puluhan Warga Mengungsi

Regional
Kasus Artis H, Polisi Periksa 3 Saksi, Dalami Mucikari yang Menawarkan ke Pengusaha A

Kasus Artis H, Polisi Periksa 3 Saksi, Dalami Mucikari yang Menawarkan ke Pengusaha A

Regional
Penelitian USU: Ekstrak Ikan Gabus Bisa Percepat Penyembuhan Pasien Covid-19

Penelitian USU: Ekstrak Ikan Gabus Bisa Percepat Penyembuhan Pasien Covid-19

Regional
Ekonomi Terdampak Covid-19, Ekspor Kapulaga Sumut Malah Naik hingga Tembus ke 3 Negara

Ekonomi Terdampak Covid-19, Ekspor Kapulaga Sumut Malah Naik hingga Tembus ke 3 Negara

Regional
Sanksi Penumpang Tak Pakai Masker di Terminal Tirtonadi Solo: Baca Teks Pancasila hingga Push Up

Sanksi Penumpang Tak Pakai Masker di Terminal Tirtonadi Solo: Baca Teks Pancasila hingga Push Up

Regional
Sentuhan Warna-warni di Geladak Perahu Balai Keling Gresik

Sentuhan Warna-warni di Geladak Perahu Balai Keling Gresik

Regional
Tes Swab Kedua, Jumlah Pasien Positif Corona di Secapa AD Terus Berkurang

Tes Swab Kedua, Jumlah Pasien Positif Corona di Secapa AD Terus Berkurang

Regional
Bupati Tangerang Ancam Beri Sanksi Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka

Bupati Tangerang Ancam Beri Sanksi Sekolah yang Gelar Belajar Tatap Muka

Regional
Gelar Sarjana dan Magister Wanita Pelempar Al Quran di Makassar Palsu

Gelar Sarjana dan Magister Wanita Pelempar Al Quran di Makassar Palsu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X