Di Gunungkidul, Gaji Anggota DPRD Rp 27 Juta Per Bulan, Gaji Ketua Lebih Rendah

Kompas.com - 07/10/2019, 17:58 WIB
Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih di Kantornya Senin (7/10/2019) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOKetua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih di Kantornya Senin (7/10/2019)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Yogyakarta, sudah bekerja dan menerima gaji. Untuk anggota DPRD yang baru total kurang lebih  Rp 27 juta per bulan, jauh di atas Upah minimun Kabupaten (UMK) sekitar Rp1.500.000 per bulan.

"Kalau anggota ya sekitaran Rp 27 juta sudah beserta tunjangan-tunjangan, seperti tunjangan anak, transport, jabatan. Kalau anggota belum punya anak ya belum mendapatkan tunjangan anak," kata Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, kepada wartawan di Kantornya Senin (7/10/2019). 

Dia mengaku untuk gaji yang diterima Ketua DPRD akan lebih sedikit dibandingkan para anggota. Sebab, Ketua DPRD menggunakan mobil dinas, dan rumah dinas.

"Kita lihat besok gaji anggota dibanding dengan ketua pasti lebih banyak gaji anggota dewan. Misalnya mendapatkan fasilitas mobil dinas itukan dipotong katakanlah Rp 8 juta, lalu rumah dinas Rp 10 juta. Jadi tinggal mengurangi saja, kurang lebih gaji saya menjadi ketua dewan Rp 10 juta, tapi mobil saya ditanggung, bensin juga ditanggung," ucapnya.

Baca juga: Kok Masyarakat Kepo Gaji Anggota DPR di Indonesia?

Gaji itu tergolong besar dan mencukupi kebutuhan sehari-hari para wakil rakyat ini. Untuk itu, dibawah kepimpinannya pihaknya akan melakukan peningkatan kinerja. Salah satunya, dengan memaksimalkan tugas pokok dewan.

"Kita tidak mau perencanaan hanya copy paste, dan bukan aspirasi masyarakat," katanya. 

Upayanya dengan melakukan audensi, konsinyering, dan dialog sebagai bahan perencanaan anggaran.

Sehingga ketika menyusun anggaran diperoleh langsung dari masyarakat, dan dampaknya bisa dirasakan langsung.

Baca juga: Slip Gaji Bupati Diunggah di Instagram Pemkab Banjarnegara, Ini Jumlahnya

Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi perda yang dimiliki, sehingga masyarakat mengetahui secara detail isi perda yang selama ini sudah disetujui oleh Pemerintah dan DPRD. 

Sebab, selama ini jika perda sudah selesai dibuat tidak pernah disosialisaikan. 

Endah juga berjanji, akan mengurangi kunjungan kerja ke luar daerah. Pihaknya akan memperbanyak rapat dengan mitra kerja seperti organisasi Perangkat daerah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta 'Saranghae' hingga 2,5 Tahun Menunggu

Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta "Saranghae" hingga 2,5 Tahun Menunggu

Regional
Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Akhir Perjalanan SN, Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya

Regional
Aniaya Petugas Kebersihan, 4 Pemuda Mabuk Ditangkap

Aniaya Petugas Kebersihan, 4 Pemuda Mabuk Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X