Pilkada Ponorogo 2020, Petahana Bangun Koalisi Raksasa

Kompas.com - 01/10/2019, 16:55 WIB
Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni KOMPAS.COM/A. FAIZALBupati Ponorogo Ipong Muchlisoni

SURABAYA, KOMPAS.com - Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni dipastikan maju sebagai petahana di Pilkada Ponorogo 2020. Politisi Partai Nasdem ini berencana membangun koalisi raksasa.

Dalam koalisi raksasa, dia akan mengajak semua partai politik untuk berkoalisi mendukungnya meski dia sendiri sebenarnya bisa maju didukung partainya tanpa koalisi.

"Di Ponorogo, Nasdem partai pemenang dengan 10 kursi. Bisa usung pasangan tanpa koalisi," kata Ketua Bapilu DPW Partai Nasdem Jatim ini di Surabaya, Selasa (1/10/2019).

Pekan lalu dia mengaku sudah mendaftar sebagai calon bupati Ponorogo di PDIP. "Jika partai lain membuka pendaftaran, saya juga akan ikut daftar," jelasnya.


Baca juga: Nama Calon Bermunculan Jelang Pilkada Sidoarjo, dari Anak Kiai hingga Putra Bupati

Baginya, membangun daerah tidak bisa jika hanya dilakukan oleh 1 atau 2 kelompok partai. Pembangunan menurutnya harus dilakukan secara gotong royong dan melibatkan semua pihak termasuk partai politik.

"Pun juga jika ada masalah, akan terasa ringan jika dirembug atau diselesaikan bersama-sama," ucapnya.

Tentang siapa calon wakil bupati yang akan digandengnya, dia belum bisa berandai-andai. Ipong juga belum melakukan komunikasi politik dengan wakilnya saat ini, Soedjarno.

Di Pilkada 2015 lalu, Ipong bersama Soedjarno berhasil memenangkan Pilkada Ponorogo.

Didukung Partai Nasdem, PAN dan Gerindra, pasangan ini berhasil mengalahkan pasangan Sugiri Sancoko - Sukirno yang diusung Partai Demokrat, Partai Gokar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). 

Baca juga: Peluang Gibran Maju Pilkada 2020 dari DPC PDI-P Surakarta Tertutup, Ini Alasannya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Regional
Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Regional
TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X