LIPI: Ikan di Perairan Ambon Aman, Warga Tidak Perlu Takut

Kompas.com - 19/09/2019, 15:57 WIB
Ratusan ikan mendadak mati terdampar di pantai Desa Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Ambon, Minggu (15/9/2019) Foto Waty Thenu KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYRatusan ikan mendadak mati terdampar di pantai Desa Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Ambon, Minggu (15/9/2019) Foto Waty Thenu

AMBON, KOMPAS.com - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI) Ambon memastikan ikan di peraiaran laut Ambon sangat aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan Kepala LIPI Ambon, Nugroho Dwi Hananto sekaligus menjawab kekhawatiran warga kalau ikan di perairan Pulau Ambon telah tercemari racun, menyusul matinya ribuan ekor ikan secara misterius di beberapa pantai dalam sepekan terakhir.

Baca juga: LIPI Pastikan Ribuan Ikan Mati di Ambon Bukan karena Keracunan

“Kami menghimbau masyarakat tidak panik dan bisa mengonsumsi ikan-ikan (di perairan Ambon) tersebut selama masih segar,” kata Nugroho, kepada wartawan, usai memimpin pertemuan dengan sejumlah instansi terkait di aula Kantor LIPI Ambon, Kamis (19/9/2019).

Dia menuturkan, ikan di perairan Ambon sangat aman untuk dikonsumsi karena tidak terpapar zat beracun. "Ikan di perairan Ambon sangat aman untuk dikonsumsi,” kata dia.

Senada dengan Nugroho, Kepala Pengendali Hama Penyakit Ikan dan Mutu Hasil Perikanan Balai Karantina Ikan Ambon, Ridwan, juga memastikan jika ikan di perairan Ambon sangat aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Menurut Ridwan, warga tidak perlu takut dengan fenomena kematian ribuan ikan di sejumlah pantai di Ambon.

Baca juga: LIPI: Ribuan Ikan Mati Misterius di Ambon Bukan Karena Ledakan Bawah Laut, tapi...

“Ikan di Pulau Ambon sangat aman sekali untuk dikonsumsi warga, untuk ikan yang baru mati saja aman,” kata Ridwan di kantor LIPI Ambon.

Dia pun meminta warga di Ambon agar tidak perlu resah dengan berbagai isu yang beredar saat ini.

“Kita bisa lihat ciri-cirinya, ini ikan masih bagus dan aman untuk dikonsumsi,” ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Ibu Kota Negara, Balikpapan Kirim ASN Belajar di Singapura

Sambut Ibu Kota Negara, Balikpapan Kirim ASN Belajar di Singapura

Regional
Densus 88 Tangkap Pasangan Suami Istri di Semarang

Densus 88 Tangkap Pasangan Suami Istri di Semarang

Regional
Kisah Siswa SD di Flores Pikul Jeriken Isi 5 Liter Air Tiap Hari, Bangun Lebih Pagi hingga Jalan Kaki 5 Km

Kisah Siswa SD di Flores Pikul Jeriken Isi 5 Liter Air Tiap Hari, Bangun Lebih Pagi hingga Jalan Kaki 5 Km

Regional
Temui Para Guru di Wamena, Mendikbud Jamin Keamanan

Temui Para Guru di Wamena, Mendikbud Jamin Keamanan

Regional
Sayembara Menangkap Pelaku Pembakaran Gunung Kareumbi Jabar, Hadiahnya Jutaan Rupiah

Sayembara Menangkap Pelaku Pembakaran Gunung Kareumbi Jabar, Hadiahnya Jutaan Rupiah

Regional
Penusukan Wiranto, Menteri Agama Minta Semua Pihak Gaungkan Moderasi Beragama

Penusukan Wiranto, Menteri Agama Minta Semua Pihak Gaungkan Moderasi Beragama

Regional
Kisah Anak Bawa Pulang Jasad Ibu karena Rindu, Sempat Diinapkan di Rumah dan Alami Gangguan Jiwa

Kisah Anak Bawa Pulang Jasad Ibu karena Rindu, Sempat Diinapkan di Rumah dan Alami Gangguan Jiwa

Regional
Usai Bagikan KIA yang Pecahkan Rekor Muri, Bupati Bantul Panggul Anak

Usai Bagikan KIA yang Pecahkan Rekor Muri, Bupati Bantul Panggul Anak

Regional
Usulan Pembentukan Provinsi Surakarta Dapat Penolakan, Ini Kata Bupati Karanganyar

Usulan Pembentukan Provinsi Surakarta Dapat Penolakan, Ini Kata Bupati Karanganyar

Regional
Bocah 14 Tahun Sopiri Pikap, Menabrak Pengendara Motor hingga Tewas

Bocah 14 Tahun Sopiri Pikap, Menabrak Pengendara Motor hingga Tewas

Regional
7 Tahun Beraksi, Komplotan Curanmor Larikan 5 Motor Sehari, Jual Ribuan Kendaraan

7 Tahun Beraksi, Komplotan Curanmor Larikan 5 Motor Sehari, Jual Ribuan Kendaraan

Regional
Asap Keluar dari Kap Mesin, Agya Tiba-tiba Meledak dan Terbakar

Asap Keluar dari Kap Mesin, Agya Tiba-tiba Meledak dan Terbakar

Regional
Saat Suami Pertama Kali Bertemu Pembunuh dan Pemutilasi Istrinya...

Saat Suami Pertama Kali Bertemu Pembunuh dan Pemutilasi Istrinya...

Regional
Mendikbud: Ada Ketimpangan Pendidikan di Wamena dan Nduga Dibandingkan Daerah Lain

Mendikbud: Ada Ketimpangan Pendidikan di Wamena dan Nduga Dibandingkan Daerah Lain

Regional
415 Titik Api Masih Muncul di Sumsel, Udara Palembang Ada di Level Tidak Sehat

415 Titik Api Masih Muncul di Sumsel, Udara Palembang Ada di Level Tidak Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X